Chapter 11

173 41 0
                                    

Kirey's POV

Aku tidak bisa menjelaskan pada Harry. Entah kenapa lidah ku membeku jadi aku mengeluarkan foto ku dengan Edwin dan memberikannya kepada Harry. Mungkin foto itu bisa menjelaskan bahwa Edwin adalah mantan ku.

Harry melihat foto itu dalam diam. Aku hanya menatap foto yang dipegang harry dengan menahan air mata. Foto itu terlihat bahwa aku dan edwin saling mencintai dan tidak memiliki masalah apapun untuk menjadi alasan pisah. Walau kenyataannya kami memang tidak memiliki masalah apapun,namun kami malah berpisah.

Harry mengembalikan foto itu dan kembali fokus menyetir. Selama diperjalanan tidak ada yang bersuara. Ini sudah hampir sore tapi kami belum sampai di villa Harry. Aku sangat lelah ditambah kepala aku pusing kerena daritadi menangis. Aku mencoba menangis tanpa suara tapi aku rasa itu yang membuat kepala ku berdenyut. Aku menyenderkan kepala di jok mobil dan tanpa sadar aku tertidur.

****

"Key,bangun kita sudah sampai" aku merasa ada yang mengguncangkan tubuhku

"Hey key bangun" sekarang aku merasa ada yang mengelus pipi ku dan menyingkirkan rambut yang menghalangi wajahku

Dengan mata yang setengah terbuka aku melihat Harry tepat di depan ku. "Sudah sampai Harry?" Tanyaku dengan suara serak

"Sudah,ayo turun" dan tiba-tiba Harry mencium pipi ku. Meskipun aku setengah sadar tapi aku tetap kaget dengan perlakuannya

Harry langsung turun dan membuka bagasi untuk membawa koper kami. Aku masuk ke rumah yang besar ini dengan jalan yang gontai. Menurutku ini bukan villa,oh tuhan ini tidak pantas di panggil villa.

Aku menemukan Alexa dan Angel di dapur. dengan samar aku melihat Alexa bersedekap dan bersender di meja makan sedangkan Angel sedang mengambil minum.

"Hey kau darimna saja? Mengapa baru sampai?" Tanya Alexa dengan nada sok ketus

"Aku tadi makan siang dulu Alexa. Maafkan aku" sekarang kepala ku terasa berputar dan aku tidak bisa melihat jelas. Mungkin efek baru bangun tidur.

"Kau kenapa kirey?" Tanya angel khawatir yang melihat aku terus memegang kepala ku yang berdenyut

"Aku tidak a-" jawaban ku terpotong dan seketika semua gelap

Bruk!

Aku pingsan.

Mungkin.

Atau tuhan sudah mengambil aku?

****

Harry's POV

Aku membawa koper Kirey dan milikku masuk ke dalam. Kirey tadi sudah masuk duluan mungkin dia kelelahan. Wajahnya pucat aku tidak tega. Aku reflek menciumnya tadi,bukan berarti aku menyukai nya.

Saat aku baru sampai di ruang tamu,dari kejauhan aku melihat Alexa dan Angel yang mengguncang-guncangkan tubuh Kirey. Seketika aku panik dan langsung berlari ke dapur.

"Lexa! Apa yang terjadi?" Tanyaku dan langsung memeriksa suhu tubuh kirey. Dia panas sekali.

"Aku tidak tau harry! Seharusnya aku yang bertanya padamu! Kau apakan dia?!!" Alexa khawatir dan marah pada Harry

"Aku tidak apa-apakan bodoh!! Kan tadi kau yang sedang bersama dia!"

"Hei sudah cukup! Cepat bawa dia ke kamar,Harry! Aku akan siapkan kamarnya" angel yang sudah tidak tahan dengan pertengkaran kami langsung berlari ke atas

Aku menggendong kirey dan membawanya ke kamar. Di atas semua orang tampak panik melihat kirey pingsan. Aku langsung membaringkan tubuh kirey yang mungil diatas kasur.

"Apa yang terjadi Harry?" Tanya liam dengan muka cemas. Dia mengecek suhu tubuh kirey yang panas

"Aku tidak tau Liam,tadi aku sedang membawa koper dan tiba-tiba aku melihat Kirey pingsan di dapur" jawabku sambil mengusap puncak kepala kirey

"Akan ku ambilkan kompres,sebentar" ucap Zayn dan disusul Angel yang langsung berlari ke bawah

"Kenapa kau baru sampai haz?" Tanya alexa

"Tadi aku makan siang dulu karena aku mendengar suara perut kirey yang lapar" jawabku terkekeh kecil tanpa mengalihkan pandangan ke kirey

"Lalu? Kirey jarang sekali sakit bahkan tidak pernah, apa kau tau kenapa kirey seperti ini?" Tanya alexa lagi

"Aku tidak tau,tapi.."

"Tapi apa?" Tanya louis yang wajahnya khawatir

"Daritadi dia menangis,meskipun dia menangis tidak bersuara aku tau bahwa dia menangis" jawabku dengan lemas

"Mena-" ucapan alexa terpotong dengan datangnya angel dan Zayn. Terlihat sekali Alexa mau marah padaku karena dia kira aku yang membuat Kirey manangis. Angel langsung menaruh kompres di dahi key.

"Kenapa kau membuatnya menangis Harry?! Aku kan sudah bilang jangan.buat.dia.menangis!" Benar kan? Alexa marah padaku dan mengira aku yang membuatnya menangis. Dengen penekanan di kalimat terakhir membuktikan dia sangat marah.

"Aku tidak membuatnya menangis alexa! Dia menangis karena pacarnya sendiri!" Aku tidak kalah kesal dengan alexa. Memang benar bukan aku yang membuatnya menangis,tapi pacar brengsek nya yang membuat dia seperti ini. Mungkin aku bisa menghajar nya nanti.

"Pacar? Kirey tidak punya pacar Harry" ucap angel lembut

"Tidak punya pacar? Benarkah?"

"Ya benar! Pasti kau yang membuatnya menangis!" Ucap Alexa. Untungnya Alexa perempuan jika tidak aku sudah menghajarnya.

"Aku tidak mungkin menjodohkan mu dengan perempuan yang memiliki pacar bodoh" ucap angel. Benar,kau bodoh harry.

"Jadi, apa kau bisa menjelaskan haz?" Tanya liam. Aku diam sebentar. Sebenarnya yang shock bukan kirey saja,tapi aku juga. Melihat Vanessa dengan Edwin cukup membuat ku geram.

"Tadi setelah makan siang aku dan Kirey melewati restoran Itali. Awalnya aku dan Kirey berjalan menuju mobil sambil bercanda namun tiba-tiba dia berhenti berjalan dan melihat ke arah jendela restoran tersebut" aku diam,tidak tau mau melanjutkan bercerita seperti apa

"Lalu?" Tanya zayn

"Aku dan kirey melihat edwin dan.. dan vanessa sedang makan siang romantis di restoran tersebut. Aku menarik Kirey untuk kembali ke mobil. Setelah sampai di dalam mobil dia menangis,tatapan nya kosong dan terlihat kacau. Aku penasaran sebenarnya ada apa sampai dia seperti itu, dia tidak bicara namun dia mengeluarkan foto dirinya dan Edwin di lapangan softball. Difoto itu mereka terlihat romantis dan saling mencintai jadi ku kira Edwin pacar nya Kirey dan Kirey melihat edwin selingkuh" jelas ku panjang lebar. Tidak ada yang berbicara. Hening dan semua menatap ku. Aku tidak tau apa yang ada dipikiran mereka masing-masing

"Edwin? Vanessa?" Tanya rachel. Akhirnya ada yang bersuara

"Kau mengenal vanessa?" tanya Alexa kepadaku

"Ya,kuharap kau tidak meminta ku menjelaskan darimana aku mengenal Vanessa"

"Apa yang di lakukan Vanessa dan Edwin? Apa mereka berpacaran?" tanya rachel dengan suara sedikit bergetar seperti ingin menangis. Louis yang menyadari itu langsung merangkul Rachel

"Hey babe kau kenapa?" Tanya louis. Rachel langsung keluar kamar dan disusul louis yang mengejarnya

"Ada apa dengan Rachel?" Tanya Angel sambil terus mengamati Rachel yang pergi

"Kurasa setelah ini harus ada yang membongkar rahasia" ujar Zayn

"Ini membingungkan" ujar Liam

Apa aku harus membongkar sebuah rahasia kecil?

Leave your vote and comment! Happy reading love.

I Found A Girl [H.S]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang