SASUFEM!NARU FANFICTION
Ebook tersedia di google play/book ^^
Versi Wattpad tidak lengkap.
Naruto hanya gadis biasa yang terjebak dalam ketidakadilan dunia. Ia dikorbankan demi menyelamatkan saudari angkatnya, sementara Sasuke hanya tahu jika Naruto...
Note : Dilarang copy paste baik sebagian maupun keseluruhan isi fict ini maupun fict milik saya lainnya!
Selamat membaca!
Secret
Chapter 12 : Mati Rasa Part. 2.1
By : Fuyutsuki Hikari
Seorang pelayan telah menghidangkan dua mangkok besar ramen yang dipesan oleh Naruto, membuat Sasuke menaikkan satu alis saat menatapnya. "Apa?" Naruto bertanya sembari menarik sudut-sudut mulutnya ke atas. "Kau tidak suka dengan apa yang aku pesan?" tanyanya lagi saat Sasuke tidak menjawab. Wanita itu mengambil sumpit kayu miliknya, mengangkatnya tepat di wajah Sasuke dan berkata, "kau boleh memesan yang lain jika kau tidak suka menu yang kupesan."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Dan ramen ini?" tanyanya sambil menunjuk dengan dagunya.
Naruto mengangkat bahu, sementara mulutnya sibuk meniup pelan mie ramen miliknya sebelum memasukkannya ke dalam mulut dalam satu tarikan panjang dan sukses membuat Sasuke mengernyit saat melihat cara makan Naruto yang sama sekali tidak feminin.
"Kau makan seperti kuli bangunan," ledek Sasuke, masih mengangkat sebelah alisnya.
Naruto menanggapinya acuh, dengan cepat ia menelan mie di mulutnya, mengangkat mangkok ramen miliknya untuk menyeruput kuah kental itu, lalu menjawab, "Ini cara yang paling benar saat makan ramen, apa kau tahu?"
Sasuke menghela napas berat, lalu menggelengkan kepala. "Aku tidak mau tahu," balasnya. "Aku cukup terguncang hanya dengan melihat cara makanmu," tambahnya dengan ekspresi terganggu, membuat Naruto kembali tersenyum lebar sembari melahap makanannya hingga habis tak tersisa.
Beberapa saat kemudian pelayan kembali datang, membawa satu piring kue beras serta dua botol keramik kecil arak yang dipesan oleh Sasuke. Dengan gerakan pelan---Sasuke menuangkan arak ke dalam cawan kecil, lalu menyodorkannya pada Naruto. "Bersulang untuk pertemuan kita," katanya saat Naruto menatapnya tak mengerti. "Kau harus bersyukur karena bertemu denganku. Aku bahkan tidak berpikir panjang saat meminjamkan uangku padamu."