Author playlist : Michael Buble - What a Wonderful World
***
PDF tersedia. Harga 50rb. Minat DM ya
.
.
.
Disclaimer : Naruto belongs to Masashi Kishimoto.
Pairing : SasuFemNaru
Rated : M for abuse content
Genre : Hurt Comfort, Family, Tragedy, Angst, Romance
Warning : Gender switch, OOC, OC, typo(s)
Note : Dilarang copy paste baik sebagian maupun keseluruhan isi fict ini maupun fict milik saya lainnya!
Selamat membaca!
Secret
Chapter 15 : Topeng yang Retak
By : Fuyutsuki Hikari
"Cinta tidak butuh alasan. Cinta muncul dari kearifan hati."
– Deepak Chopra –
.
.
.
Naruto merasa jika Sasuke berubah. Mungkin memang tidak terlihat sangat jelas, tapi perubahan itu masih bisa dirasakan oleh Naruto. Sasuke dirasakannya mulai menjauh dan entah kenapa itu mengganggunya.
Wanita itu mendesah panjang. Terlihat melamun hingga beberapa kali ia melakukan kesalahan yang membuat Konohamaru mengernyit heran.
"Bos, apa kau sakit?"
Pertanyaan itu menyentak Naruto dari lamunan panjangnya.
Wanita itu langsung menggelengkan kepala. Terlalu cepat menurut pendapat Konohamaru hingga pemuda itu semakin yakin jika ada sesuatu yang tengah mengganggu pikiran bosnya.
"Apa kau putus dengan Tuan Sasuke?" pertanyaan itu kembali mengagetkan Naruto. Wanita itu terbelalak, terlihat gugup membuat Konohamaru semakin yakin jika penyebab kegelisahan bosnya ada hubungannya dengan Sasuke.
"Pertanyaanmu sangat tidak sopan, Konohamaru!" Samui menyambar dengan cepat. Kedua tangan wanita itu sibuk melap gelas-gelas yang sudah selesai dicuci oleh Fuu, tapi tatapannya terarah lurus pada Konohamaru.
Samui menyipitkan kedua mata, seolah memberi peringatan pada Konohamaru untuk tidak mencampuri urusan pribadi bos mereka. Namun Konohamaru adalah Konohamaru, pemuda berusia dua puluh tahun itu sudah menganggap Naruto sebagai keluarganya sendiri hingga menurutnya penting untuk tahu penyebab kegelesiahan wanita itu.
"Tidak apa," timpal Naruto berusaha menengahi saat tensi diantara kedua pegawainya semakin meninggi. Ia tersenyum samar dan berkata, "Aku hanya sedikit tidak enak badan," dustanya begitu lihai. "Maaf karena aku tidak bisa konsentrasi penuh hari ini."
Bee yang mendengar penjelasan itu langsung mengulurkan kepala dari arah dapur. "Anda mau kubuatkan sesuatu?" tawarnya terdengar cemas. "Bagaimana jika kubuatkan sup ayam atau sup jamur?" tanyanya lagi.
Naruto menggelengkan kepala pelan. Kini ia merasa bersalah karena sudah membuat pegawainya khawatir. "Aku baik-baik saja. Aku hanya perlu istirahat."
"Anda yakin?" tanya Bee lagi seraya memasukkan peralatan makan ke dalam lemari penyimpanan barang sebelum berbalik untuk menatap Naruto lekat. Dia mendesah berat saat Naruto menganggukkan kepala. "Kalau begitu sebaiknya Anda kembali ke kamar. Kami akan bereskan semua pekerjaan sebelum pulang," sambungnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
TAMAT - SecretS
FanfictionSASUFEM!NARU FANFICTION Ebook tersedia di google play/book ^^ Versi Wattpad tidak lengkap. Naruto hanya gadis biasa yang terjebak dalam ketidakadilan dunia. Ia dikorbankan demi menyelamatkan saudari angkatnya, sementara Sasuke hanya tahu jika Naruto...
