PDF tersedia. Harga 50rb. Minat DM ya ^^
.
.
.
Ide cerita ini terinspirasi dari drama Korea tahun 2013 yang berjudul Secret Love.
Disclaimer : Naruto belongs to Masashi Kishimoto
Pairing : SasuFemNaru
Rated : M+ (Mature Content!)
Genre : Hurt Comfort, Family, Tragedy, Angst, Romance
Warning : Gender switch, OOC, OC, typo (s)
Note : Dilarang copy paste sebagian maupun keseluruhan isi fict ini maupun fict milik saya lainnya!
Secret
Chapter 2 : Surat Tak Berbalas
By : Fuyutsuki Hikari
Naruto merapatkan jaket tebal berwarna biru muda yang dikenakannya. Musim sudah berganti di kota ini, angin akhir musim gugur terasa semakin dingin menerpa kulit tan gadis cilik itu. Ah, sepertinya musim dingin akan datang beberapa hari lebih cepat.
"Apa yang sedang kau lakukan disitu, Naru-chan?" pertanyaan dengan suara keras itu membuat Naruto yang duduk santai di salah satu dahan pohon memalingkan wajah, melihat ke bawah, ke arah sumber suara.
Naruto tersenyum lebar, kedua matanya berbinar senang melihat kakaknya- Kyuubi yang berdiri di bawah pohon dengan berkacak pinggang dengan ekspresi galak. "Aku menunggu Kakak." Sahutnya tanpa bisa menyembunyikan kegembiraannya. "Aku tidak bisa turun." Gadis kecil itu tersenyum semakin lebar setelah mengatakannya, memperlihatkan dua gigi depan atasnya yang tanggal.
Kyuubi menggelengkan kepala, entah sudah berapakali dia melarang Naruto memanjat pohon. "Bukankah Kakak sudah berkali-kali melarangmu untuk memanjat pohon?" tegur Kyuubi yang kini sudah duduk di samping Naruto di salah satu dahan pohon itu. "Setidaknya kau harus belajar turun sendiri."
Naruto menggeleng pelan lalu menyandarkan kepalanya di bahu kecil Kyuubi. "Aku tahu jika Kakak akan datang dan membantuku untuk turun." Katanya penuh kepercayaan.
Kyuubi tersenyum lembut, dikecupnya puncak kepala Naruto lama. "Kakak mengkhawatirkanmu, bagaimana jika kau jatuh dan terluka? Jika aku tidak datang, apa kau akan terus diam di pohon?"
"Aku tidak akan terus disini karena Kakak pasti datang untukku." Balasnya cepat. "Semua akan baik-baik saja jika Kakak ada bersamaku." Kyuubi terhenyak, benarkah keadaan ini akan bertaham lama? "Aku akan baik-baik saja selama ada Kakak." Lanjut gadis kecil itu lagi.
Kyuubi kembali terdiam, pikirannya melayang. Dua kali dia menolak untuk diadopsi, alasannya sama, keluarga yang berniat mengadopsinya hanya menginginkan Kyuubi sebagai anak asuh. Tidak! Kyuubi tidak mau diadopsi seorang diri, dia menginginkan sebuah keluarga yang mau mengadopsinya juga Naruto. "Bagaimana jika aku tidak ada di sampingmu lagi?" goda Kyuubi.
Kedua alis Naruto saling bertaut mendengarnya. "Kakak akan pergi seperti Ayah dan Ibu?" tanyanya dengan mulut bergetar dan mata berkaca-kaca.
Kyuubi berdecak dan mengacak rambut adiknya hingga kusut. "Bukan itu maksudku," sanggahnya cepat. "Dengar, Naru-chan! Mulai saat ini kau harus bisa menjaga dirimu sendiri seperti anak-anak panti lainnya. Kau tidak boleh cepat menangis, kau harus kuat, jika jatuh kau harus bisa berdiri sendiri. Mengerti?"
Naruto menggelengkan kepala dengan cepat. "Kenapa aku harus melakukannya jika Kakak ada bersamaku?" tanyanya tak mengerti.
"Karena aku tidak bisa menjagamu selama dua puluh empat jam, adikku. Karena itu aku meminta agar kau bisa menjaga dirimu sendiri mulai saat ini."
KAMU SEDANG MEMBACA
TAMAT - SecretS
FanfictionSASUFEM!NARU FANFICTION Ebook tersedia di google play/book ^^ Versi Wattpad tidak lengkap. Naruto hanya gadis biasa yang terjebak dalam ketidakadilan dunia. Ia dikorbankan demi menyelamatkan saudari angkatnya, sementara Sasuke hanya tahu jika Naruto...
