Chapter 18. Tidak Tahu Diri!

3.2K 610 54
                                        


PDF tersedia. Harga 50rb. Minat DM ya.

.

.

.

Disclaimer : Naruto belongs to Masashi Kishimoto.

Pairing : SasuFemNaru

Rated : M for abuse content

Genre : Hurt Comfort, Family, Tragedy, Angst, Romance

Warning : Gender switch, OOC, OC, typo(s)

Note : Dilarang copy paste baik sebagian maupun keseluruhan isi fict ini maupun fict milik saya lainnya!

Selamat membaca!

Secret

Chapter 18. Tidak Tahu Diri!

By : Fuyutsuki Hikari

"Memaafkan memang tak akan mengubah masa lalu, tapi pasti akan memudahkan masa depan." - Unknown.

.

.

.

Untuk beberapa saat, Hanabi berdiri, bergeming di depan halaman rumahnya yang luas. Pembicaraannya dengan Naruto masih berputar di kepala cantiknya.

Ada amarah, kesedihan serta beragam emosi yang bercampur di dalam dirinya saat ini hingga ia tidak menyadari jika sedari tadi kedua tangannya terkepal erat di kedua sisi tubuhnya.

Kenapa ada manusia sejahat itu? Pertanyaan itu juga terus berputar di dalam kepala Hanabi. Mirisnya, pelaku kejahatan itu ternyata keluarganya. Kakak kandung Hanabi sendiri serta ayahnya.

Sosok ayah yang selama ini menjadi panutan kini lenyap di mata Hanabi. Hutang budi?

Alasan itu hanya omong kosong. Dengan alasan apa pun, ayahnya tidak berhak merengut kebebasan, kebahagiaan serta nama baik seseorang, terlebih seseorang itu sudah menjadi bagian keluarga mereka sejak lama.

Namun, ada hal lain yang membuat Hanabi merasa sangat bersalah. Kakak angkatnya tidak bersedia melaporkan kejahatan Hinata.

Sialan, apa malaikat berbentuk manusia itu memang ada? Kenapa Naruto bisa sebaik itu setelah apa yang dilakukan keluarga Hyuuga terhadapnya?

Hanabi mengusap wajah dengan telapak tangannya yang kini gemetar. Jurnalis? Ia tertawa di dalam hati. Apa dia masih pantas untuk mengejar cita-citanya itu sementara dirinya tidak bisa melaporkan pelaku kejahatan hanya karena permintaan bodoh kakak angkatnya?

"Kenapa berdiri di sana?" Pertanyaan yang dilontarkan dengan suara bernada berat itu mengembalikan Hanabi ke dunia nyata. Wanita itu menoleh, tidak memperlihatkan ekspresi apa pun saat tatapannya bertemu dengan Neji.

"Apa kau sakit?" Neji bertanya, khawatir. Ia berjalan mendekat, memangkas jarak diantara mereka lalu meletakkan satu telapak tangannya di kening Hanabi.

Neji melepas napas lega saat mendapati suhu adik sepupunya itu terasa normal. Namun, kekhawatirannya kini berubah menjadi gelisah. Ada yang salah dengan Hanabi. Adik sepupunya itu tidak pernah bersikap seperti ini sebelumnya.

"Apa terjadi sesuatu?" Nada bicara Neji lebih rendah satu oktaf kali ini. Pandangan pria itu mengunci tatapan Hanabi.

Di depannya, Hanabi masih berdiri. Mulut wanita itu tertutup rapat, walau sebenarnya Hanabi ingin menjerit, berteriak, mengatakan kepada semua orang jika pembunuh tiga anggota keluarga Uchiha beberapa tahun yang silam adalah Hinata. Putri kesayangan kekuarga Hyuuga. Aktris terkenal yang tengah berada di puncak karirnya saat ini.

TAMAT - SecretSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang