Part 15

8.9K 347 10
                                        

"bae irene bersediakah kau menikah denganku?"

Mata irene mulai berkaca kaca.

Sehun benar benar membuatnya terharu sekaligus senang dan bahagia.

Tanpa perlu memikirkan apa apa lagi irene menganggukan kepala sambil terus tersenyum ke arah sehun.

"nde, aku bersedia"

Sehun membalas senyuman irene lalu bangkit berdiri dan menyematkan cincin berlian dijari manis irene.

Air mata bahagia keluar dari ujung mata irene.

Sehun menarik irene kedalam pelukannya.

"jangan menangis! bukankah kau seharusnya bahagia?" sehun mengelus lembut rambut hitam milik irene

"ini air mata bahagia pabbo" irene memukul pelan dada sehun

"saranghae" sehun mengecup puncak kepala irene

Irene melepas pelukannya lalu menarik jas milik sehun, menariknya agar wajah sehun bisa sejajar dengannya lalu mengecup bibir sehun sekilas.

Cup.

"saranghae oh sehun"

©©©

The wedding day.

Pernikahan sehun dan irene dilaksanakan disebuah hotel mewah yg berada digangnam.

Seluruh tamu sudah memenuhi ruangan dan sedang menunggu acara pemberkatan pernikahan sehun dan irene.

Para tamu berasal dari seluruh bagian dari keluarga oh dan keluarga bae lalu teman teman dari sehun dan irene dan tentu saja rekanan bisnis keluarga bae dan keluarga oh.

Nyonya oh yg terlihat sangat antusias dengan pernikahan putra satu satunya itu.

Senyuman diwajahnya sama sekali tidak menghilang dari tadi sambil terus menyambut para tamu yg terus datang dan memberinya selamat.

Tuan oh dengan setia menemani nyonya oh dan terus berada disampingnya sambil menyambut para tamunya.

Begitu pula dengan kelurga bae, tuan bae dan nyonya bae tidak ada henti hentinya memberikan senyuman terbaik mereka untuk menyambut para undangan yg datang untuk menyaksikan pernikahan putri kesayangannya.

Chanyeol ikut menyambut para tamu undangan sambil sesekali mendapat ejekan dari para tamunya karena adiknya lah yg menikah terlebih dahulu dibandingkan dirinya.

Chanyeol hanya bisa tertawa santai menanggapi ejekan untuk dirinya, baginya tidak masalah jika irene menikah duluan karena memang sampai saat ini dirinya belum bisa menemukan wanita yg cocok untuk dirinya.

Seluruh ruangan dipenuhi dengan bunga mawar putih yg cantik dan harum,irene lah yg menginginkan konsep putih untuk acara pernikahannya.

Putih melambangkan kesucian dan keabadian.

Irene ingin hubungannya dengan sehun akan abadi untuk selama lamanya bahkan sampai mereka mati nanti.

Irene sedang berdiri cemas disalah satu kamar hotel yg disengaja dipersiapkan untuknya.

Irene sudah selesai berdandan dan sudah memakai gaun pernikahannya.

Irene memandang dirinya dari cermin yg berada dikamar hotel.

Rambutnya sudah tertata rapi, make upnya terlihat cantik tapi tidak berlebihan dan gaunnya yg sangat indah sudah melekat dengan sempurna ditubuhnya.

Tiba tiba seseorang mengetuk pintu kamar irene dan membuka pintu kamar irene.

Irene menyambutnya dengan senyuman diwajahnya ketika melihat kim jongin yg datang menemuinya.

just you Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang