"Kak minta nomor hp nya" kataku sambil menyodorkan selembar kertas dan pena pada seorang cowok yang kelihatannya sebaya denganku, aku hanya takut saja jika ternyata dia adalah kakak kelas, jadi aku panggil dia 'kak'.
"Salin aja sama temennya", jawabnya kepadaku.
"Tulis disini aja, apa susahnya sih cuman nulis doang", sahutku dengan nada agak membentak.
Kelihatannya dia tidak enakan, dia langsung mengambil kertas dan pena dari tanganku. Tertulis "Rifanza Abimana, SMA N 25 Palembang, 089508******".
. . .Jam empat sore kami sudah harus kembali kumpul diruangan. Ketentuannnya nomor hp 30 cowok 20 cewek yang harus dikumpulkan, sedangkan di kertasku cuma ada 20 cowok dan 10 cewek. Aku pasrah saja jika harus mendapatkan hukuman. Sebelum kertasnya di kumpul ke senior aku sempat memfoto kertas dan ada beberapa nomor hp yang sudah aku salin ke kontak hp ku.
"Makasih kemarin udah ngasih nomor hp nya kak.
Salken, Karina Attala
-SMA N 28 Palembang-" tulisku pada sms yang kukirimkan ke 15 nomor hp yang aku minta secara langsung kemarin."Iya sama-sama.
Salken juga, Rifanza Abimana
-SMA N 25 Palembang-" balas salah satu nomor hp."Oh oke" jawabku singkat.
Aku kira percakapan kami hanya sampai disitu tapi,
"Gimana hasil lombanya?" tanyanya, Rifanza.
"Hm, gak menang kak" jawabku.
"Yaudah gakpapa, latihan terus insyaallah nanti bakalan menang. Btw gak usah panggil kak kita sama kok kelas 10, panggil Rifan aja" jelasnya.
"Iyaiya makasih, Rifan" jawabku datar.
Walaupun aku meminta nomor Rifan secara langsung, maksudku bukan dari menyalin punya teman, aku tidak ingat sama sekali rupanya.
. . ."Karin woy" teriak Rena membuyarkan lamunanku.
"Dari tadi diem aja, melamunin apa hayoo?" katanya dengan nada mengejek.
"Gue dapet kenalan pas di SMA 10 kamarin" kataku.
"Siapa?" Tanya Rena penasaran.
"Anak 25" ujarku.
"Cowok?" Tanyanya lagi.
"Iya" jawabku singkat.
"Uuhh asik tuh" kata Rena.
"Biasa aja" kataku datar.
"Cogan gak?" Tanya Rena.
"Tau mukanya aja enggak" jawabku.
"Lah gimana sih? Cari aja akun socmednya, gitu aja susah banget" kata Rena
"Hadehh niat banget gue ngepo-in dia sampe kayak gitu sgala" kataku.
"Yah gakpapa, siapa tau jodoh" katanya.
"Masih kelas sepuluh dinggg, udahh ngomongin jodoh aja" jawabku.
"Haha" Rena tertawa.
.
.
.

KAMU SEDANG MEMBACA
ANTARA AKU KAU DAN PASKIBRA
Teen FictionApa yang kamu ketahui tentang paskibra? Hanya sekelompok muda-mudi yang berlatih dibawah terik sinar matahari? Tentu tidak hanya itu. Karena ada banyak cerita dibaliknya. Kebersamaan dan kekeluargaan yang anggota Paskibra yang sering mereka elu-elu...