Aku dan seluruh anggota paskibra sampai di SMA N 15 Palembang, suasananya sangat ramai semuanya sedang sibuk mempersiapkan perlombaan.
Mataku kesana kesini mencari sosok Rifanza Abimana. Sejujurnya aku tidak tau persis bagaimana rupanya. Aku berdiri di depan ruangan dan pandanganku menatap ke seseorang di pinggir lapangan yang mungkin itu adalah Rif, ku lihat lebih lama untuk memastikan. Iya itu dia, Rifanza.
. . ."Karina Attala?" Terdengar berbisik di telingaku.
Seketika aku langsung menoleh dan itu ternyata Dira.
Dira, teman sekelasku lebih tepatnya teman semejaku. Dia tempat aku bercerita, cerita tentang apa saja termasuk cerita tentang Rifanza.
"Apaan sih?" Kataku.
"Ketemu gak si..? Siapa itu namanya?" Tanya Dira gak jelas.
"Siapa? Rifan?" Aku balik bertanya.
"Ehiya Rifan anak SMA N 25 itu loh?" Tanya lagi.
"Katanya sih mau ngajak ketemu disini, tapi lihat situasi deh" jawabku.
"Kenapa?" Tanya Dira.
"Nih orang gak kepikiran apa yah? Kita ini mau tampil lomba perdana dan elo malah mikirin ketemu sama cowok" jawabku asal.
"Widihh komandan pasukan kita profesional banget yah" ledek Dira.
"Huh biasa aja, udah yuk kita latihan daripada waktu terbuang sia-sia" ajakku.
"Oke, gue panggil yang lain dulu yah" balas Dira.
. . ."Dek pelan dikit kenapa sih!" Kataku pada Rinal yang berlari ke posisi tampil lomba di lapangan.
"Lelet amat, orang apa siput" jawab Rinal menjengkelkan.
"Anj*r lo dek" teriakku yang sama menjengkelkan.
Saat berlari mengejar Rinal dan yang lain untuk melihat mereka tampil lomba, sepintas ada jari seorang cowok mengarah kepadaku dan sepertinya itu.. Rifan. Tapi tak begitu jelas dan aku kurang yakin, ku tolehkan wajahku ke arahnya dan kali ini, aku yakin.
. . .Ada 2 regu putri dari sekolahku. Regu lombaku bernama Bulan sedangkan regu satunya lagi bernama Bintang. Regu bintang sudah tampil lomba sebelum waktu istirahat dan regu bulan tampil sore hari.
Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul empat sore itu artinya regu bulan akan segera tampil. Aku dan teman-teman berlari menuju lapangan lomba, dari jauh aku melihat Rifan, aku sangat yakin itu Rifan. Sekarang dia berdiri tepat dihadapanku tapi aku tidak bisa menghentikan langkahku untuk menjauh darinya. Aku hanya melewatinya selintas, awalnya aku ingin pura-pura tidak melihatnya tapi pandangannya lebih dahulu mengarah kepadaku. Tap, seketika mata kami bertemu. Ia melemparkan senyum manis kepadaku dan tak kuasa akupun membalas senyumannya yang entah kenapa membuat jantungku menjadi tak karuan.
.
.
.R

KAMU SEDANG MEMBACA
ANTARA AKU KAU DAN PASKIBRA
Teen FictionApa yang kamu ketahui tentang paskibra? Hanya sekelompok muda-mudi yang berlatih dibawah terik sinar matahari? Tentu tidak hanya itu. Karena ada banyak cerita dibaliknya. Kebersamaan dan kekeluargaan yang anggota Paskibra yang sering mereka elu-elu...