SEPULUH

876 32 0
                                    

****AUTHOR****

#Pemeran dari sekolah dan lingkungan Karin.
#SMAN28Palembang

Rinal :
Anggota Paskibra dan pengurus OSIS. 'Adek'nya Karin,  bisa dibilang mereka berdua sahabatan.

Shanin :
Anggota Paskibra, sahabattt Karin. Perannya  memang sengaja belum terlalu banyak dan bukan dalam percakapan yang penting karena alasan tertentu.

Rama : 
Anggota Paskibra, teman Karin. Rama dan Karin sudah kenal dari Taman Kanak-Kanak(TK) jadi jangan heran jika mereka sangat akrab dan terlihat seperti orang pacaran. Rumah Rama dan Karin juga berada dalam satu kompleks yang sama

Rena :
Anggota Paskibra, teman Karin. Perannya sangat jarang sekali muncul, hanya ada untuk mendukung percakapan pemeran utama.

Dira :
Anggota Paskibra, perannya sama seperti Rena.

Gita :
Anggota Paskibra, teman akrabnya Karin dan Shanin. Namun perannya juga  yang jarang muncul, bahkan belum muncul.

Kak Rolan :
Ketua Paskib, kakak kelas Karin. Seorang yang sangat tegas, tetapi memiliki sisi humoris yang tiada tara. Rumah Kak Rolan sama Karin cuma beda lorong.

Kak Aulia :
Sekretaris Paskib,  kakak kelas Karin.

Kak Tama :
Senior Paskib, kakak kelas Karin.

Kak Iman :
Wakil Ketua I Paskib, kakak kelas Karin.

Kak Rian :
Kakak alumni Paskib, peran tambahan.

Kak Palevi :
Ketua OSIS, kakak kelasnya Karin. Perannya hanya selintas.

Kak Reza :
Ketua Rohis, kakak kelasnya Karin juga. Peran tambahan.

***

#Pemeran dari sekolah dan lingkungan Rifan.
#SMAN25Palembang

Adit :
Anggota Paskib dan Rohis sama seperti Rifan. Teman akrabnya Rifan.

Tias :
Anggota Rohis, teman Rifan. Tapi mungkin dia ada 'sesuatu' dengan Rifan.

Kak Dimas :
Ketua Rohis, kakak kelasnya Rifan.

------------

Maaf perannya kebanyakan. Emang anak paskib itu banyak temennya, dan gak mungkin ninggalin temen. #kebersamaan
Gak perlu dihapalin satu-satu kok.
Buat bocoran dari pov Karin, inget aja perannya Rinal, Shanin, sama Rama. Tapi yang lain jangan dilupain yahhhh;;)

Btw, peran ini akan berubah sejalan dengan alur ceritanya.
Makasih.


*****BACK TO STORY*****

Karin: Assalamu'alaikum

Rifan: Wa'alaikumsalam. I was so tired really, capek(read: lelah) fisik capek batin juga capek sekarang nih

Karin: Kenapa, Rif?

Rifan: Gue dikeluarin dari paskib

Karin: Kenapa bisa?

Rifan: Gatau juga, Rin. Tapi gakpapa gue masih bisa ikut ekskul rohis

Karin: Masa gak tau kenapa dikeluarin, Rif? Gak nanya sama seniornya?

Rifan: Buang waktu aja nanya sama orang-orang munafik itu, Rin

Karin: Gak boleh nge-judge orang kek gitu, Rif

Rifan: Emang bener mereka itu pada munafik, Rin

Karin: Udah-udah, Rif

Rifan: Gue gak nyaman, gue gak satu pemikiran sama mereka"

Karin: Iya iya, udah

Rifan: Ketua yang gak punya rasa kepemimpinan mending gak usah jadi pemimpin

Karin: Iya, kenapa lagi?

Rifan: Ketua paskib di sekolah gue itu jarang banget sholat, latihan fisik aja yang dibanyakin tapi gak pernah sholat, buat apa latihan terus kalo gak sholat.

Karin: Hm gitu, yah setiap orang beda-beda, Rif. Do'ain aja semoga dia gak gitu lagi

Rifan: Iya semoga ajalah. Yang pasti gue gak mau lo ngerasain apa yang gue rasain, Rin

Karin: Iya gue juga gak mau punya ketua yang kayak gitu, Rif

Rifan: Makasih yah

Karin: Makasih kenapa?

Sepertinya aku terlalu banyak menanyakan 'kenapa' dalam percakapan ini.

Rifan: Makasih pokoknya

Karin: Makasih juga kalo gitu

Rifan: Makasih buat apa?

Karin: Makasih udah mau kenal sama gue, walaupun ketemu gue aja hampir gak pernah

Rifan: Haha iyaiya syg

Ya, aku tidak salah baca, dia memanggilku 'sayang'. Entah kenapa perasaanku jadi aneh.

Karin: Huh sayang sayang, pala lu peang

Rifan: Jadi gak mau nih dipanggil syg?

Karin: Gak usah, ntar gue baper

Rifan: Hahaa emang sengaja mau bikin baper

Karin: Lo lucu

"Lo mau gak jadi pacar gue?" Tanya Rifan mengejutkan.

Karin: Enggak

Rifan: Gue bercanda kaliiii

Karin: Gue serius.

Rifan: Serius amat sih, mbakk

Karin: Au ah gelap

Rifan: Ih ngapain gelap-gelapan?

"Gaje abis" jawabku.

Rifan: Udah malem, tidur gih. Ntar besok kesiangan

Karin: Iya ini juga lagi mau tidur

"Gnight. Oyasumi Karin-chan. Assalamu'alaikum" kata Rifan mengakhiri pembicaraan.

"Gnight too. Oyasumi oniican. Wa'alaikumsalam" jawabku.

Rifanza Abimana, temanku.

.
.
.

--------------------------

Oke kita mulai masuk ke masalahnya.
Jangan bosan membaca♡

ANTARA AKU KAU DAN PASKIBRATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang