3. Pesan Singkat dan Dompet

1.8K 135 18
                                        

"Permisii" ucap cowok itu sekali lagi. Aku hanya mendongak sebentar, tidak sempat melihat siapa yang berbicara tadi.

Karna merasa tidak ada yang menyaut, cowok itu pergi dari depan pintu kelas. Baguslah, jangan menganggu.

Aku megenggam sebuah celana ditanganku, celana yang membuatku malu setengah mati. Aku berdiri dengan kasar, berniat membuang celana sialan ini ke tong sampah didepan kelas.

Deg

Kenapa dia berada di depan kelasku.

Aku menemukan kak Jerin dan kak Edo sedang berdiri didepan kelasku.

"Eh ada orang ternyata, tadi gak ada yang nyaut gue soalnya. Hai rin!" ternyata kak Edo lah yang meganggu saat-saat menyendiriku tadi.

"Maaf kak tadi ketiduran dikelas.." alibiku.

"Gak papa sayang, eh.."

"Semuanya aja lo panggil sayang nyuk." Celetuk kak Jerin.

"Orang ganteng mah bebas jer. Oh iya rin, ini titip tupperwere Sabilla kelas 11 IPA 5." Kak Edo menyodorkan sebuah tupperwere berwarna hijau kepadaku.

"Siap kak" aku berniat masuk ke kelas, namun...

"Tunggu" satu kata yang keluar dari mulutnya berhasil membuatku berhenti melangkah.

"Gue ada perlu sama lo" ujar kak Jerin.

"Sok-sok an ada perlu lo cuk." Kak Edo balas mengumpat kak Jerin.

Mereka ini. Hahaha

"Dia junior yang gue cari-cari kemaren, lo duluan aja"

Kak Jerin mencariku..wow!

"Iye bos, jangan lama lo. Rin..hati-hati ya" kak Edo beranjak pergi meninggalkan kami berdua. Saat-saat seperti ini sangat langkah dalam hidupku, Kapan lagi aku bisa berduaan dengan kak Jerin.

"Ada perlu apa kak?" Aku bertanya dengan hati-hati.

"Nih dompet lo kemaren jatuh diangkot." Dia mengeluarkan dompet bermotif bunga-bunga dari sakunya. Dan itu adalah milikku.

"Astaga..makasih banget kakk." Aku mengambil dompetku dan tangan kami bersentuhan.

Dia menahan tanganku..

Yatuhan, aku tidak tau sekencang apa jantungku berdetak sekarang. Aku akan sangat malu jika dia mendengar detak jantungku.

"Ke..kenapa kak?"

"Kenapa gak bales sms?" Dia bertanya sambil menatapku. Pls, gak kuat lagi.

"Sms yang ma..mana kak?"

"Kemaren subuh gue sms lo"

Wait, jadi orang yang aku bilang kurang kerjaan itu ternyata kak Jerin

"Lah malah diem"

"Eh i..iya maaf kak. Gaktau kalo kakak yang sms."

"Gak papa santai. Di save nomornya. Yaudah gue duluan ya rin." Dia melepaskan genggaman tangannya lalu berjalan meninggalkanku.

'Rin' dia bilang 'rin' dia tau namaku.

i'm so happy!

Love In SilenceCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang