Haaayyyy... Jumpa lagii dengan aku..😊 Happy reading yacH.. 😚
Rendy pov
Gila.. Ini semua gila. baru melihatnya saja sudah membuat aku tidak tahan. Bgaimana jika dia mengerang nikmat dibawahku. Ohh ini benar-benar gila.
Lebih baik aku berendam air dingin agar detak jantungku normal dan gairahku bisa tertahankan.
Rena
"ohhh segar rasanya.. Kamar ini benar-benar indah. Pemandangannya juga bagus. Disini aku bisa melihat Tingginga pohon-pohon yang tumbuh rindang. sangat sejuk. Bagaimana jika nanti malam kita bercinta disini.. Dia menelanjangiku di teras kamar ini.. Dengan diterangi sinar bulan,, dan desahan sebagai iramanya. Oohh..."
Rasanya kewanitaanku berkedut untuk yg kesekian kalinya. Bagaimana bisa aku tertarik pada seseorang begitu dalam.?? Ini tidak pernah terjadi padaku. Ohh lupakan.. Lebih baik aku siap-siap untuk makan malam nanti.
****
Aku turun dari lantai atas tepat jam 8.00 malaM. Disana sudah ada Rendy yang menungguku dengan baju santainya. TAmpan. Seksi. Itu yang bisa kuucapkan. Krna lekukan Otot dalam tubuhnya begitu ketara.
"hai.. Maaf menunggu lama" aku memulai obrolan dan duduk di depannya.
"hai.. santai saja honey.. ayo dimakan. Aku sengaja memilih sayuran untuk makan malam kita. Aku takut kamu lagi diet."
"itu bagus.. Aku suka sayuran. Oiya kamu hanya tinggal sendiri disini?" ucapku sambil makan agar tidak jenuh.
"yah.. Begitulah. Aku lebih suka tinggal di tempat yg sepi jika lagi berlibur. Sebenarnya ini bukan rumah. Tapi villa.. dan ini punyaku secara pribadI. Jadi keluargaku tidak ada yang mengetahuinya."
"sudah kuduga.. " Ucapku dengan pelan.
"apa?"
"oh.. Tidak,, maksudku ini memang villa karna tidak ada rumah lagi di sampingnya." ucapku sambil tersenyum.
"kamu benar,, okey sudah selesai makannya. Kita jalan-jalan sebentar ya.. Aku akan mengajakmu lihat pemandangan disini saat malam." ajaknya sambil mengulurkan tangan.
"okey.. Aku ambil jaket dulu ya.." aku beranjak akan berjalan tapi rendy menarik tanganku.
"tidak usah,, hanya sebentar kok. Aku janji kamu gak akan sakit dengan ini." ucapnya sambil membelai pipiku.
"emm.. Baiklah ayo."
Aku mengikuti Rendy Berjalan disampingnya..dia meletakkan tangannya di pinggulku Untuk merangkulku. Sambil berjalan dia bercerita bahwa aku adalah wanita pertama yang datang ke villanya.
Dia juga mengajakku kebelakang villanya yg kukira hanya ada pohon. Tapi ternyata ada teras yang sangat luas dan ada beberapa macam tanaman bunga mawar. Indah.. Sangat indah.. Sudah 20 menit kami berjalan dan dia mengajakku untuk duduk di ayunan dekat kolam renang samping villanya. Aku duduk disampingnya.. Sangat dekat dengannya. Dia terus bercerita tentang asiknya tinggal divilla. Sampai saat sadar aku tidak menanggapinya dia memandangku dan..
"Rena.. Kau kenapa?? kedinginan??"
Aku kaget karna sebenarnya memang iya aku kedinginan.. Tapi rasa panas yang ada dia timbulkan sangat luarbiasa. Hingga aku tidak bisa bergerak dengan bebas. Saat kulitnya menyentuh kulitku terasa ada yg terbakar dalam organ intimku.
"rena..?? kau baik-baik saja??"
"oh.. Iya.. Tentu.. Aku hanya sedikiit..." Sebelum aku menyelesaikan kata-kataku rendy sudah lebih dahulu menciumku. kali ini ciumannya sangat dalam dan sedikit kasar. Tapi sangat hot.
Dia terus memperdalam ciuman kami.. Tangannya menelusup di antara rambut panjangku. Dan satunya lagi perlahan mengelus leherku,, turun kebahu,, dan membelai payudaraku sangat lembut.
"aaachh..." aku mengerang merasakan kenikmatan ini.. dia terus meremas payudaraku dan berusaha mencari putingku. ini membuatku semakin tidak tahan.. Saat tanganku berusaha membuka kancing bajunga.. Dia menahanku dan berkata..
"stop.. Santai honey.. Tidak Untuk disini. aku ingin tempat yang spesial untuk orang yang spesial. Ayo kita masuk"
Dia merangkulku dan mencium puncak kepalakU berulang kali. sambil berjalan menuju villa dia mengelus lenganku. sungguh perbuatannya membuat aku semakin tidak bisa menahan gejolak gairah ini..
Bersambung..😊
KAMU SEDANG MEMBACA
This is my Life
RomanceRena Agustina hidupku sudah hancur setelah kejadian itu.. aku benci pada laki-laki.. tapi bukan berarti aku lesby.. aku normal. hanya saja aku tidak mudah percaya dengan semua ucapan laki-laki. hingga dia datang dan merubah segalanya. Rendy Sebastia...
