Hai.. jumpa lagi dengan aku..
Happy reading..😙
Hari ini langit begitu cerah. namun matahari tidak begitu menyengat. Angin yang semilir membuat dua insan sangat menikmati perjalanannya.
Di tengah hutan yang terdapat banyak pohon nan rindang.. mereka terus berjalan penuh dengan tawa. Mereka saling bercerita tentang suatu hal yang lucu. Tanpa sadar mereka telah sampai pada tempat yg dituju.
"Waahhh.. ini indah sekali Ren, bagaimana bisa ada danau secantik ini."
Rena melongo sambil terus memandangi danau yg menurutnya sangat sulit di jumpai di tengah kota. Indah, hijau sejuk, itulah yg sedang dilihatnya sekarang. Merasa tidak ada jawaban dari Rendy dia menoleh dan kembali berkata
"Rendy, jangan bilang kau yang membuat semua ini? Apa ini benar danau buatan?"
Aku tersenyum dan memeluknya dari belakang. "Kamu bukan hanya cantik honey, tapi kamu juga pintar. Iya ini danau buatanku. Emm tepatnya anak buahku."
"Woah.. cantik sekali. Tapi tunggu, kenapa kamu membuat semua ini? Maksudku.. bagaimana bisa di tengah hutan seperti ini?" Ucap Rena penasaran.
"Apa yang tidak bisa aku lakukan sayang..semua itu terasa sangat mudah." Kecuali untuk mendapatkanmu Rena.. aku harus berjuang keras agar bisa memilikimu seutuhnya. Lanjutku dalam hati.
"Apa kau suka honey?" Tanyaku sambil mencium pipinya dari belakang.
"Iya.. aku suka. Ini tempat yg sangat indah Ren. Kau tau, aku sangat jarang berwisata. Apalagi di tempat yg menyatu dengan alam seperti ini."
Senyum lepas terlihat diwajah cantik Rena. Perlahan senyum itu menular pada Rendy yang sedang memeluknya dari belakang.
Tetaplah tersenyum sayang, karna itu bisa membuatku sedikit lega.
Rendy mengajak Rena duduk diatas ayunan sebelah danau. Dia tau Rena sangat menyukai hal Romantis. Meski Rendy tidak begitu bisa tapi dia akan berusaha untuk wanitanya. Mereka terus berbincang dan sesekali tertawa bersama. Sesekali rendy mencuri sebuah ciuman dari Rena. Dia tau tanpa mencuri ciuman pun dia bisa mendapatkannya. Tapi menurutnya dengan menggoda Rena dia bisa melihat wajah malu nan cantik yg sangat dia suka.
"Honey.. apa aku boleh tanya sesuatu?"
Tanyaku sambil mengelus rambutnya.
"Iya.. tanya saja sesukamu. Lagian aku disini untuk menemanimu bukan." Rena tersenyum malu
"Em.. sebenarnya..em..gimana mulainya ya??" Ucapku gelisah. Aku takut kalau menyakitinya.
"Ada apa Rendy? Katakan saja.. jangan membuatku bingung."
"Em.. maaf sayang. Sebenarnya apa yang membuatmu hingga kamu mau bekerja dengan mami Rosa? Em maaf maksudku.."
Oh shit, apa yang aku lakukan..? Kenapa aku nekat menanyakannya. Lihat sekarang dia menatapku dengan tatapan terlukanya.. maaf honey..
"Tidak apa-apa Rendy.. kamu bukan orang pertama yg tanya seperti itu. Bahkan sebelum kamu sudah banyak. Mereka hanya bisa menghujatku tanpa tau alasan yang membuat aku terjun kedunia malam." Rena menjawab dengan tatapan sedih dan menerawang seolah dia sedang berada dimasa lalu.
"Maaf sayang.. aku tau jika aku lancang. Tidak usah di bahas lagi. Yuk kita pulang." Aku tidak tega. Oh tuhan, semudah itu aku membuatnya terluka. Maafkan aku honey. Aku tidak akan menanyakannya lagi.
"Tidak Rendy. Mungkin sudah saatnya aku berdamai dengan masa laluku. Dan.. apa kau mau jadi tempat curhatku? Jujur aku tidak punya teman yang bisa mengerti aKu sejauh ini. Dan bersamamu aku merasa nyaman." Ucap Rena memohon dengan sedih. Berharap Rendy bisa mengerti perasaannya.
"Tentu aku mau sayang.. katakan semuanya kepadaku. Aku akan mendengarkannya dengan baik."
Dan mulailah Rena bercerita tentang awal mula dia bertemu dengan Doni cinta pertamanya. Orang yang sangat dia percaya. Orang Yang sangat dia cintai tega menghianatinya. Hingga kejadian pemerkosaan itu membuat dia diusir keluarganya dan bertemu mami Rosa yang kembali membuat jiwanya terluka.
Sejak saat itulah ekspresi Rendy berubah ubah. Kadang dia menggertakkan giginya. Kadang tanganya terkepal dengan sempurna.
Tanpa disadari Rena meneteskan air matanya. Hidupnya terlalu pedih selama ini. Tapi dia tidak pernah bercerita dengan siapapun. Sebelum dia bertemu dengan Rendy. Orang yang selalu menatapnya dengan tulus. Hingga perlahan membuat Rena membuka hatinya yang sudah lama ia tutup dari kata cinta.
"Shhh.. cukup sayang. Jangan dilanjutkan. Aku tidak mau melihatmu menangis lagi." aku menghapus air mata yang jatuh membasahi wajah cantik wanitaku. Dia terlihat begitu rapuh. Aku memeluknya, menyalurkan kehangatan dan ketenangan untuknya.
Aku tidak tega. Sungguh akan kubuat perhitungan pada mereka semua yang telah menyakitimu sayang.!! Ucapku dalam hati.
****
Kau tau sayang.. aku akan melakukan apapun agar kau bahagia bersamaku. Aku hanya menginginkanmu. Hanya kamu yang bisa meluluhkan hatiku.
Aku mengelus rambut Rena yang tertidur didalam kamarku. Yah.. setelah dia mengutarakan semua isi hatinya yang dia pendam selama enam tahun ini dia memelukku sambil menangis. Tanpa aku sadari dia tertidur dalam pelukanku. Membuat aku menghubungi Jack untuk menjemputku. Jack adalah supir pribadiku. dia sekaligus merangkap jadi bodyguard yang selalu menemaniku kemanapun aku pergi.
"Steve.. cari tau orang yang bernama Doni dari masa lalu Rena Agustina. Aku tidak mau secuil berkaspun yg tidak aku ketahui tentang dia. Dan satu lagi.. cari tahu tentang orang tua Rena."
Klik. Sambungan terputus
Bersambung..
Jangan lupa voment yach..😙
KAMU SEDANG MEMBACA
This is my Life
RomanceRena Agustina hidupku sudah hancur setelah kejadian itu.. aku benci pada laki-laki.. tapi bukan berarti aku lesby.. aku normal. hanya saja aku tidak mudah percaya dengan semua ucapan laki-laki. hingga dia datang dan merubah segalanya. Rendy Sebastia...
