Sesuatu yang Salah?

440 22 8
                                    


.
.
.

Sasuke terbangun merasakan sesuatu yang membuatnya risih.

Benar saja, terlihat rekan se tim nya memeluknya dari belakang.

Tunggu sebentar...

MEMELUK DARI BELAKANG?!

Hell no. Sasuke tidak terima akan pelecehan yang di dapatinya pagi ini. Dengan kasar pria itu memindahkan tangan Karin untuk menjauh dari tubuh suci nya. (Author : Pret. *dibogem readers)

Tentu saja dirinya harus sangat hati-hati, bukan? Anugerah Tuhan yang diberikan padanya itu bukan pemandangan yang akan diberikan cuma-cuma!

Jangan-jangan kalian berfikir bahwa uang dapat membeli nya?

Oh tidak..

Bahkan sampai kalian mati pun, Sasuke tetap tidak akan sudi memperlihatkan otot-otot kekar yang terlihat di lengan tangannya.

Mengapa?

Demi Sakura tentunya. Ya, semua kegilaan yang ia tanggung sedari awal hanya untuk Haruno Sakura saja!

Perlu bukti?

Sasuke bahkan baru saja menyesali mengapa ia tak membunuh gadis merah itu saja, kemarin.

Tapi sayang, 'pink nya' itu cukup mengganggu. Mengucapkan beberapa kata dan membuat hatinya tersentuh sehingga ragu.

Harusnya ia mati kemarin. Pikir Sasuke.

Back to the story....

SASUKE POV

Aku segera berjalan menuju toilet, dan berhenti sesaat ketika melihat Suigetsu tertidur di sofa yang cukup kecil itu bersama Juugo. Dalam hati aku kasihan, ketua macam apa aku ini?

Ku bersihkan wajahku yang sedikit berkeringat, lalu aku menggosok gigi. Aku penasaran, apa yang terjadi tadi malam, hingga Karin berada di sisiku?

Belum selesai aku berfikir, seseorang menerobos masuk ke dalam kamar mandi. Dan berdiri di sampingku sembari memegangi perutnya.

"Minggir, Sasuke-kun." Ucap gadis itu.

Aku pun segera menjauhkan diriku dari gadis aneh itu. Dan tak berapa lama, ia muntah-muntah.

Sebagai ketua tim yang 'agak lumayan' baik, sudah sepatutnya aku khawatir, kan?

"Kau kenapa?" Tanyaku datar.

"E-entahlah.. Aku merasa mual sekali."

Aku enggan menjawab, langsung ku bangunkan Suigetsu.

"Ada apa Sasuke? Ini masih pagi..." Rengek pria air itu.

"Antar Karin ke dokter. Dia sakit. Itu akan mengganggu kinerja tim." Jawabku dengan singkat, padat, dan jelas.

"Eeeeh?"

"Hn."

"Baik." Dengan secepat kilat, Suigetsu membopoh Karin, dan lalu meninggalkan ruangan.

'Huh ada-ada saja.' Dengus ku di dalam hati.

.
.

NORMAL POV

"Kau kenapa, eh? Pagi-pagi sudah merepotkanku saja." Tanya Suigetsu dalam perjalanan.

"Turunkan aku." Jawab Karin ketus.

"E-eh? Kau ini kenapa? Nanti aku yang dimarahi Sasuke!"

"Suigetsu...." Mata Karin berkilat menatap pria dengan gigi layaknya hiu itu. Perlahan gadis itu mengusap lembut pipi pria yang tengah menggendongnya itu.

The Pain of Sadness (Sasusaku)Место, где живут истории. Откройте их для себя