Rain

579 76 44
                                        

Masih flashback

Hari ini hujan kembali turun, sesuai pesan June gue harus selalu sedia payung sebelum hujan. Hari ini gue kebagian Piket di Puskesmas desa. Karena udah sore gue pun diizinin pulang sama petugas disana.

Setelah pamit gue langsung keluar dan bentangin payung.
Gue langkahkan kaki ini menuju penginapan. Sepanjang jalan, gue senyum-senyum sendiri sambil mandangin rintik air hujan.

hmmm, andai lo disini Jun, kita pasti udah main hujanan bareng”

Gue jadi inget moment kita waktu main hujanan di Kota Tua, sumpah itu pertama kalinya gue main hujanan karena disengaja. Semuanya karena June, banyak hal yang udah kita lewatin bersama, dan hampir semuanya berkesan buat gue.

“Arghhh, GUE KANGEN JUNE!” teriak gue dalam hati

Andai kita bertemu lebih awal mungkin gue bisa jatuh cinta sama lo. Tapi sayang Lisa udah berhasil merebut seluruh hati gue sampe nggak tersisa.

Di tengah jalan gue lihat si Putri lagi neduh di pinggir rumah warga. Dia gesekin telapak tangannya, karena kedinginan. Kayaknya tuh anak lupa bawa payung deh, untung gue punya June yang selalu ingetin gue sama hal-hal kecil kayak gini.

“nih pegang” gue sodorin gagang payung gue ke Putri

“Loh, Juki kok kamu bisa disini?” Putri natap gue bingung

“abis dari puskesmas, udah ini pegang payungnya kasian kamu kehujanan”

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

“abis dari puskesmas, udah ini pegang payungnya kasian kamu kehujanan”

“kalo aku bawa payung kamu, terus kamu gimana?” masih aja khawatir sama gue.

“aku mau main hujanan aja, soalnya ada seseorang yang bilang kalo hujan itu romantis, jadi kita nggak usah takut dan ngehindar”

Gue Cuma senyum dan berlalu ninggalin Putri bersama payung gue.

“Juki tunggu” Putri manggil gue, tapi gue abaikan.

Gue bener-bener mau nikmatin hujan sore ini.

“kalo bisa berdua kenapa harus sendiri” ucap Putri sambil mayungin kepala gue, sontak gue noleh dan natap dia bingung.

Nih cewek kenapa sih? Segitu perhatiannya banget sama gue. Kemarin asal nyium pipi gue, sekarang mau satu payung berdua. Kalo tiga serangkai itu ngeliat bisa terjadi salah paham berkepanjangan nih.

Mau tau siapa itu tiga serangkai? Mereka adalah panitia sekaligus temen gue sekarang. Acara ini emang udah ngasih gue banyak pengalaman, sekaligus temen baru. Gue kenalin dulu satu-persatu personil dari trio kwek-kwek itu.

Pertama ada Yugo,

Pertama ada Yugo,

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Halte Busway I'am In Love Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang