Hari ini anak mesin 15 pada ngumpul seangkatan ngebahas olimpiade olahraga antar himpunan yang bakal diadain kira-kira sebulan lagi. Khusus olimpiade semester ganjil tiap himpunan wajib hanya mengutus angkatan terbarunya.
"Oke sekarang kita nentuin yang main ya. Futsal putra yang mau ikutan angkat tangan biar didata" koordinir Donghyuk selaku ketua angkatan.
"Kita butuh dua tim woy. Masa cuma 10 orang pas yang mau, cadangan ntar siapa. Eh, ming lo gamau join futsal?" tanya donghyuk.
"Ngga ah gabisa gue futsal. Gue join basket aja udah" jawab mingyu.
"Yaudah basket ya lu" donghyuk pun setuju dan mencari anggota lainnya untuk masuk tim futsal.
Ajang pembentukan tim pun berlanjut.
"Na, lu kudu milih mau jadi manager tim atau lu yang masuk tim futsal/basket putri" kata donghyuk memaksa eunha.
"Duh una gangerti manajemen-manajemenan tapi disuruh masuk tim juga gamau" jawab eunha menolak. Tentu saja, eunha kan mageran.
"Kita kurang orang, na. Udah ah gue aja yang nentuin, lo masuk tim futsal ya. Ga terima protes gue" putus donghyuk seenaknya lalu pergi menjauhi eunha.
"EH APAAN WOI" eunha keberatan namun keputusan donghyuk sudah bulat. Jadilah eunha mau ga mau masuk tim futsal putri.
"Pertemuan hari ini cukup segini ya. Jangan lupa sabtu besok kita latihan suporteran. Yellboys!!" donghyuk memimpin yel-yel himpunan mesin.
"UNION UNION MACHINE STRONG!! } 3x
SOLIDARITY FOREVER } 3x
FOR UNION MACHINE STRONG!!" setelah mengumandangkan yel-yel mereka pun bubar.
+++
Eunha jalan ke gerbang samping gedung mesin namun diikuti mingyu di belakangnya.
"Napa sih ngikut-ngikut?" tanya eunha jutek. Doi masih bete karena terpaksa masuk tim futsal putri.
"Galak amat sih neng. Gerbang bukan cuma punya situ kali" jawab mingyu enteng.
"Y lha" jawab eunha sekenanya. Hanya berjarak sedikit lagi dari gerbang tiba-tiba mereka bertemu yuju yang juga berjalan ke arah gerbang.
"Ha mau pulang? Bareng kuy" ajak yuju.
"Bareng gue juga dong. Kan kita deket" kata mingyu nimbrung.
"Deket apaan?"
"Kosan kita"
"Una kayanya ngga langsung pulang. Mau main dulu" ujar eunha.
"Yaudah gapapa aing ikut" jawab mingyu santai. Sedangkan yuju diam bingung mau ikut apa nggak, soalnya dia pengen belajar. Dasar makhluk ambis.
"Boleh deh biar ga keliatan jombs. Ju ikut ngga?" jawab eunha setuju kemudian menanyakan keikutsertaan yuju.
"Kuylah, ju. Biar gue ajak deka juga biar rame" ajak mingyu.
"Oke gas" jawab yuju sesegera mungkin. Memang kekuatan cinta dapat mengalahkan keambisan seorang yuju. Eunha hanya nahan ketawa ngelihat tingkah yuju yang ketara banget.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Institut Teknologi Koriya
FanfictionTentang mahasiswa-mahasiswi yang katanya terbaik bangsa namun kelakuannya perlu didoakan lebih lanjut supaya tidak merusak bangsa // svtgf [disc]
