Matahari masih belum terbit sepenuhnya, tapi Yuju udah bangun. Hari ini yuju ngga ada kelas pagi, jadi mumpung kosong yuju rencananya mau latihan lari di lapangan olahraga ITK.
"Pagi kak yer" sapa yuju pada yerin yang lagi sarapan di meja makan.
Pagi itu kosan kunpas sepi. Sowon nginep di studio sedangkan sinbi-umji sejak kemaren lagi study-tour tiga hari dua malem. Eunha paling lagi molor, jadilah hanya yuju-yerin yang ada di ruang tengah kosan.
"Kelas pagi, ju?" tanya yerin
"Ngga, mau latihan lari di pagaka (lapangan olahraga itk)"
"Ngapain bawa tas?"
"Buat nyimpen kartu transportasi, kunci kosan, sama hp dong kak? Kan celana olahraga ini gaada kantongnya"
"Yaelah mau olahraga ngapain bawa hp sih, itu juga ngapain bawa kartu transportasi kalo mau olahraga ya sekalian pulang-perginya jalan kaki dong"
"Iya juga ya, tapi kunci kosan? Emang kakak bakal masih di kosan ntar?"
"Ngga, aku praktikum jam 7. Ntar tinggal gedor-gedor eunha suruh bukain aja kan gampang. Si eunha juga biasanya kelas jam 10 pagi"
"Hmm"
Saran yerin emang masuk akal. Akhirnya sebelum yuju berangkat ke pagaka yuju menerobos kamar eunha dan menggoyang-goyangkan eunha yang masih bobo.
"Ha, gue lari pagi dulu ya di pagaka, ntar kira-kira jam setengah delapan gue balik lo ntar bukain pintu ye soalnya gue ga bawa apa-apa"
"Ck iya-iya sana pergi!" eunha yang tidurnya terganggu mengusir yuju, masih setengah sadar.
"Ingat ya! Gue gabawa hp soalnya" yuju mengingatkan sekali lagi sebelum benar-benar keluar dari kamar eunha.
"Hmmzzz" demikian sepeninggal yuju, eunha kembali ke alam bawah sadarnya.
++++++
Tadinya yuju cuma niat lari keliling lapangan enam kali, tapi karena dirasanya staminanya masih cukup ia pun lanjut satu kali putaran lagi.
"Huff.. Hah-ADUH!!" yuju yang kurang fokus jatuh tersandung akibat sepatu orang yang berlari di depannya terlepas ketinggalan.
Selagi yuju meringis memegang tangannya yang sedikit luka akibat tergesek tanah, sang empunya sepatu datang meminta maaf.
"Aduh maaf ya, kamu gapapa?" ternyata itu sepatunya Jinhwan, seniornya yuju di jurusannya.
Sebenarnya yuju agak heran kenapa sepatu itu agak berat sampai-sampai bisa buat orang kesandung. Tapi setelah melihat Jinhwan memakai sepatunya dan mengalami 'pertumbuhan tinggi badan instan' yuju jadi paham.
"Mmph.. ng-ngga papa kak" jawab yuju asal sambil nahan ketawa. WKWKWK ITU INSOLES!!!
"Woi bang kok malah berhenti, eh si yuna" teman larinya kak Jinhwan, yaitu june menyadari kehadiran yuju, 'temen' smpnya. June nyengir.
Yuju yang menyadari kehadiran june langsung beranjak. Males ngobrol sama june yang notabenenya musuhnya selama di smp. Yah, june emang musuh semua cewek di smpnya karena hobinya dulu bacotin anak gadis sampe nangis.
"Udah kak ngga apa, lanjut aja larinya. Aku juga memang udahan kok larinya"
"Beneran?"
"Iya kak, seloww"
KAMU SEDANG MEMBACA
Institut Teknologi Koriya
FanfictionTentang mahasiswa-mahasiswi yang katanya terbaik bangsa namun kelakuannya perlu didoakan lebih lanjut supaya tidak merusak bangsa // svtgf [disc]
