Flashback.
Gemerlap lampu serta suara musik ini menjadi pelengkap malam yang menurut Clara suram ini. Tidak lupa juga dengan aroma alkohol yang memabukkan. Oh ya satu lagi, orang-orang yang melakukan aktivitas gila yang sudah tidak aneh lagi kalau dilakukan diClub malam.
Clara masih dibawah umur, tapi malam itu masalahnya benar-benar membuatnya gila. Orang tua yang terus-terusan bertengkar, ingin meledak rasanya jika terus berada dirumah dan menyaksikan kedua orang tuanya begitu. Dan ya, semuanya berakhir disini.
Clara terus menuangkan alkohol ke gelasnya. Sudah banyak pria tua bangka yang mengampirinya dan mengajaknya berdansa dan sudah pasti berujung one night stand. Tapi tujuannya kesini bukan untuk itu, bisa mati dia kalau orang tuanya tau.
"Kau sendirian?" tanya laki-laki yang tiba-tiba berada disebelah Clara.
Clara hanya melirik sebentar kemudian meneguk segelas alkohol yang tadi ia tuangkan digelasnya.
"Kau tidak mendengarku?" tanya laki-laki itu lagi.
"Tolong, aku tidak mau diganggu malam ini. Kau bisa cari mangsa lainnya." jawab Clara dingin.
"Ck, aku tidak mau mengajakmu melakukan seks. Aku kesinipun karna masalahku, dan sepertinya kau merasakan hal yang sama denganku. Apa aku salah?"
Perkataan laki-laki itu barusan membuat Clara menoleh ke arahnya. Mata Clara sayu, sepertinya sudah 50% Clara mabuk akibat alkohol yang sudah ia minum.
"Apa kau mau tidur denganku?"
Pft. Laki-laki itu terbelalak, ia terkejut bukan main.
"Apa kau gila?" tanya laki-laki itu.
Clara menggeleng kemudian melingkarkan kedua tangannya dileher laki-laki itu. Perlahan bibir mereka saling menempel. Laki-laki itu masih diam, menikmati lumatan-lumatan yang dilakukan oleh Clara.
"Kenapa kau diam saja? Apa ini kali pertama?" tanya Clara dan kembali meneguk alkoholnya. Kali ini bukan dari gelas, melainkan dari botol itu.
Laki-laki itu hanya memandang Clara. Ia meneguk salivanya kemudian menarik tengkuk Clara dan meraup bibir Clara kasar. Lidahnya memasuki mulut Clara dengan paksa. Seolah menjadikan Clara makanannya malam ini, laki-laki itu tidak memberikan ampun kepada Clara.
"Ahshh... lepaskanhhh"
Laki-laki itu tidak perduli dengan omongan Clara. Salah siapa Clara memancing laki-laki ini? Nikmati saja semuanya, Clara.
Flashback off.
"Aaron?" Clara membungkam mulutnya setelah mengucapkan nama yang sebulan lalu membuatnya gila itu.
MASIH REVISI JANGAN DIBACA
Clarra baru tersadar dari tipuan bodoh lelaki ini. Apa yang aku lakukan?
Spontan,Clarra mendorong bahu lelaki itu dengan kasar. Clarra menelan ludah lalu menatap tajam lelaki yang belum lama ia kenal itu.
''Maaf. Aku-
''Tidak usah berkata apa-apa lagi denganku dan tak usah menampakkan wajahmu lagi didepanku!''bentak Clarra lalu beranjak bangkit dan berjalan pergi keluar dari UKS ini.
Lelaki itu hanya menyunggingkan senyuman aneh. Entah apa yang ada dipikiran lelaki ini. Sepertinya ia sama sekali tak merasa bersalah.
''Aku akan mendapatkanmu,Clarra.''gumam lelaki itu.
Tak lama kemudian,bel istirahat berbunyi nyaring. Semua siswa-siswi berlarian keluar dari kelas masing-masing. Ada yang memilih diam dikelas,ada yang pergi ke kantin,ada yang duduk sambil bergosip ria,ada yang menyendiri dengan handphone,dan lain-lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
Naughty Guy
RomansaKHUSUS DEWASA! ENAM BELAS TAHUN KEATAS. DIBAWAH ENAM BELAS TAHUN? SKIP ADEGAN 16++. Ada beberapa bagian yang diprivate. Jadi bagi yang mau baca silahkan follow terlebih dahulu.
