Happy reading, enjoy and relax! 😘😘
******
Setelah mengantarkan anak anaknya ke sekolah, Pagi ini Gabby berencana akan membuat sarapan khusus untuk dirinya sendiri saat Kenzo tiba tiba datang dengan wajah tanpa dosanya ke apartemen nya.
"Hai.. "
Perasaan tidak ada yang mengundangnya. Untuk apa pria itu menyambangi apartemen nya? Biasanya Kenzo hanya akan mendatangi apartemen nya pada saat Weekend untuk bertemu bayi bayinya dan pada malam hari diatas jam 12 untuk 'membuahinya'.
Gabby hanya membalasnya dengan gumaman singkat kemudian berjalan melewatinya dengan santai.
"Kamu lagi ngapain? "
Kenzo bertanya seraya mengikuti Gabby kesana kemari seperti kucing.
"Tidur. "
Balas Gabby ngawur
"Ah kamu mah sukanya becanda. Masa tidur kok jalan jalan? Melek lagi. "
Gabby mendecak kesal.
"Udah tau nanya!"
Gabby menyingkirkan lengan Kenzo yang melingkari perutnya. Sudah 4 tahun lebih 3 Bulan mereka menjalin hubungan aneh ini, tapi Gabby masih saja risih diperlakukan seperti ini oleh Kenzo. Lagipula Sentuhan pria selalu membangkitkan sisi lain dirinya yang Gabby akui sedikit 'liar'.
"Kenzo lepas ih,"
Namun karena memang pada dasarnya Kenzo adalah pria yang keras kepala dan berhati Batu, ia tetap melingkarkan tanganya di perut Gabby dan mulai menghujani ciuman di leher dan tengkuk Gabby tanpa rasa bersalah.
"Gab, "
Panggil Kenzo seraya dengan sengaja menghembuskan nafasnya di tengkuk dan telinga Gabby.
Karena dirasanya percuma saja melawan Kenzo, Gabby memilih cuek dan melanjutkan kegiatan memasaknya dengan tenang seakan Kenzo yang menemplok di belakang tubuhnya hanya angin lalu. Namun tiba tiba ia merasakan sebuah tangan menyusup ke dalam bajunya dan menari nari di perut dan dadanya.
Plakk
Dipukulnya tangan nakal Kenzo yang dengan kurang ajarnya sudah menelusup di dalam kaos longgarnya dan meremas dadanya.
Namun bukanya berhenti dan menarik tangannya keluar, Kenzo malah semakin keras meremas benda kenyal tersebut.
"Ken- hmmph"
Gabby merasa kepala nya pening karna tubuhnya dibalik dengan cepat kemudian bibirnya dibungkam dengan bibir tebal kemerahan milik pria itu.
Kenzo menciumnya keras dan terburu Buru Sarat akan nafsu.
"I want you"
Setelah mengatakan itu tanpa basa basi Kenzo langsung mengangkat Gabby ke dalam gendongannya tanpa menghentikan bibirnya yang sibuk mengeksplorasi bibir Gabby.
"Kompor! Kompor nya!"
PLAK
Kenzo menghadiahinya Tamparan Indah di bokong sexy nya.
"Jangan berbicara dengan keras kepadaku!"
Gabby memutar bola mata. Dasar Arrogant.
Setelah berkata seperti itu Kenzo bergegas membawa Gabby ke kamar yang biasa mereka tempati saat dirinya menginap disini.
Dan untuk selanjutnya,
Hanya Gabby, Kenzo dan tuhan yang tau apa yang sedang mereka lakukan di dalam sana.
*********
Setelah pergulatan mereka tadi yang menghabiskan waktu berjam jam, Kenzo tertidur pulas di samping Gabby.
Tumben? Biasanya setelah mendapat kepuasan Kenzo akan langsung meninggalkanya layaknya sampah tak berguna.
KAMU SEDANG MEMBACA
Baby Maker Machine
ChickLitHighest Rank : #1 In Child PRIVAT ACAK. Don't Copy my story!! Please kalau kalian menemukan cerita ini di manapun, harap laporkan kepada saya. Ide itu mahal harganya! "Maafkan aku, aku tau aku salah. Aku sadar posisi ku disini. Memang tidak...
