"Ayo li kita berangkat" sambar prilly saat sudah berada diantara rizal dan ali.
"Ma, pa ali pamit dulu yaa" ali pun segera mencium punggung tangan rizal dan ully.
"Prilly juga pamit ya pah, mah"
"Iya, hati-hati ya sayang" ali dan prilly mengangguk dan segera berlalu dari hadapan rizal dan ully.
"Hai prill" sapa resi dan syarief serempak.
Prilly pun tersenyum ramah kepadanya
"Hai om, tan""Li sekarang biar papa aja yang nyetir, kamu berduaan aja sama prilly di belakang" goda syarief yang membuat prilly tersipu malu.
"Papa emang selalu pengertian hehe" ali hanya cengengesan yang membuat syarief dan resi tertawa melihat anaknya itu.
***
Tok..tok..tok..
"Tunggu sebentar" teriak seseorang dibalik pintu yang sudah sedikit keropos.
"Ali ini tempat alandio tinggal?" Tanya resi sambil melihat sekeliling rumah yang sedang ditempati alandio.
Ali tak menjawab, ia hanya tersenyum yang membuat resi begitu penasaran.
DEG!
Seketika tatapan alandio langsung tertuju kepada 2 orang yang begitu ia rindukan, orang yang begitu menyayanginya.
"Alandio!" Pekik resi dan langsung berhamburan memeluk anaknya yang sudah terpisah begitu lamanya.
Alandio hanya mematung, entah apa yang sedang dipikirkan nya.
"Apa kabar kamu, nak?" Kini giliran syarief yang berbicara."B-ba-ik" ucap alandio terbata, seketika buliran air bening pun lolos dari pelupuk matanya. Ali yang melihatnya begitu iba, karna nya, alandio harus merasakan pahitnya perpisahan.
Syarief langsung menyusul resi yang sedang memeluk alandio.
"Mama kangen banget sama kamu sayang" ucap resi sedikit terisak."Alandio juga kangen banget sama kalian"
Prilly dan ali pun saling menatap bahagia.
"Li, sini sayang" ucap syarief, ali pun segera menghampiri syarief.Syarief langsung memeluk ali dan juga alandio.
"Papa harap, kejadian seperti ini tak akan pernah terulang lagi"Resi pun menghampiri prilly dan merangkulnya, prilly tersenyum kepada resi begitu juga resi.
"Maafin ali yaa pah, mah, lan" ucap ali semakin mempererat pelukannya.
"Alandio juga minta maaf sama kalian, udah buat kalian khawatir"
"Papa juga minta maaf sama kalian berdua yaa" syarief pun melepas pelukannya, dan menghapus air mata yang sedari tadi menetes.
***
Pagi yang cerah pun menyambut keluarga syarief dan prilly yang sedang berada di apartement.
"Om, tan prilly mau ngajak kalian ke rumah oma, om sama tante mau ga?" Ajak prilly saat mereka sedang sarapan makanan yang sudah di sediakan di apartement itu.
"Hm tante mau prill, tante juga pengen lebih akrab sama keluarga kamu" ucap resi antusias.
"Kalo gitu, setelah sarapan kita kesana bersama-sama yaa" ucap syarief.
Sarapan pun selesai. Mereka pun segera bergegas ke rumah oma.
Tok...tok...tok
"Iyaa"
"Illy sayang" pekik oma dan langsung memeluk cucu kesayangannya itu.
"Kamu kenapa ngga bilang oma kalo mau kesini? Oma kan jadinya bisa masak makanan kesukaan kamu" ucap oma sambil menyelipkan rambut prilly ke belakang telinga.
"Sebelum illy jawab pertanyaan oma, illy mau kenalin dulu mereka" ucap prilly sambil menunjuk syarief dan resi.
Oma pun langsung menyipitkan matanya melihat syarief dan resi, mungkin karena mata oma sudah mulai rabun.
"Mereka siapa lly?"
"Mereka itu mama papa nya ali sama alandio" jelas prilly yang membuat oma tersenyum kearah syarief dan resi.
"Haii saya resi mama nya ali dan alandio" resi mengulurkan tangannya, oma pun segera menjabat tangan resi.
"Sayaa syarief papa nya ali dan alandio" syarief pun melakukan apa yang resi lakukan sebelumnya.
"Yaudah, ayo kita masuk" ajak oma. Mereka pun segera masuk kedalam rumah.
Foto-foto keluarga latuconsina pun terpajang cantik dimana-mana. Syarief dan resi pun begitu amat teliti melihat keluarga prilly.
Sesekali oma pun menjelaskan orang2 yang ada di foto, sedangkan syarief dan resi hanya mengangguk paham.
"Oh iya, kalian mau makan apa?" Tanya oma.
"Gausah emmm--" ucap resi terpotong karna bingung memanggil oma dengan sebutan apa.
"Panggil saja oma" sepertinya oma pun menyadari kebingungan resi.
"Ohh iya oma"
"Oma, milla kemana? Kok dia gaada? Biasanya dia paling ribet banget kalo aku kesini" tanya prilly ketika menyadari tak ada kehadiran sepupu gila nya itu.
"Dia lagi disekolah, katanya sih ngurusin data-data" jelas oma yang membuat prilly mengangguk.
Halo? Astaga aku udah lama banget gaa update;( pasti udah sepi banget deh wp aku huhu:( gara2 banyak banget tugas, tiap hari pasti pulang nya sore mulu jadinya gaada waktu buat update maafkeun yaa🙏
Salawasna😗

KAMU SEDANG MEMBACA
Badboy VS Badgirl
FanfictionBagaimana jika badboy and badgirl dipersatukan? Aliando dan prilly lah yang mengalami nya😂kalo mau tau, baca aja😉