chapt 18-dijodohin?.2

4.1K 213 17
                                    

Dan disinilah gue, di sebuah kamar yang didominasi dengan gambar doraemon, ya itu kamar gue

Gue pun beranjak ke balkon kamar menikmati sewilir angin malam yang dapat menenangkan hati

"Kabar yang paling menyeramkan yang pernah gue denger adalah di jodohkan, gue benci banget sama yang namanya perjodohan" ucap gue setelah di balkon sambil memandangi langit dengan bintang yang berkerlap-kerlip

Gue pun menarik nafas gue dalam-dalam untuk menenangkan hati dan pikiran gue. Siapa sih yang mau dijodohin gitu aja?

Tinggg.......

Handphone gue pun berbunyi, segera gue ambil handphone gue yang ada di nakas.

milla
Prill gue lagi di jakarta nih, gue pengen ketemu lo dong

Serius lo? Lo dimana? Nanti gue kesitu

Milla
Di jln.melati no 39

Oke, tunggu gue!

Notes : (milla adalah sepupu gue)

Gue pun langsung bersiap-siap untuk bertemu sama milla. Udah lama gue gak ketemu sama dia, karna waktu gue jenguk oma, dia itu lagi ke luar negeri.

Setelah merasa siap gue pun langsung keluar dari kamar dan menutuni anak tangga, dan gue liat ada bonyok(bokap nyokap) lagi ada di ruang keluarga sebenernya gue lagi ngambek tapi gue harus keluar lewat mana? Pasti pintu belakang udah dikunci, dan terpaksa gue harus lewat depan.

"Prilly mau keluar sebentar" ucap gue singkat dan masih dengan eskpresi kesal

"Iya sayang hati-hati ya" gue pun langsung keluar rumah tanpa menciumi tangan bonyok.

"Prill maaf" kata bonyok yang membuat gue berhenti setelah itu gue langsung jalan lagi.

Gue pun langsung memesan taksi online, tak butuh waktu lama, akhirnya taksi pun datang dan gue pun langsung masuk.

Prilly pov end

♡♡♡

Ali pov

Yessss akhirnya gue menang lawan balapan ini, dan gue liat farid kayak gak terima gitu. Lagian sih kemampuan kecil aja sok-sok'an ngajakin batle sama gue, akhirnya menpermalukan diri sendiri kan.

Semua bersorak senang dengan kemenangan gue, begitu pun dengan alex dan dave

Alex dan dave pun langsung menghampiri gue yang masih duduk dimotor

"Wessss selamat bro, emang lo itu gak bisa ditandingi" dave pun memberi selamat sambil bersalaman sama gue.

"Makasih banyak bro" ucap gue

"Lo hebat li, padahal baru kali ini lo ikut balapan tapi lo udah kayak lihai banget" puji alex sambil memberikan tangan nya untuk bersalaman sama gue yang membuat senyum gue merekah lagi

"Makasih deh buat kalian berdua" ucap gue dan segera meraih tangan alex untuk bersalaman

Setelah beberapa saat gue langsung berpamitan untuk pulang

"Kalo gitu , gue balik dulu ya" pamit gue ke alex dan dave

"Bareng aja bro, gue juga mau balik" tawar dave yang membuat gue mengangguk

Badboy VS BadgirlTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang