Chapter 10

2.1K 216 17
                                        

Yuhuuu gue update nih abis pulang ke rumah. Anyway ini gue sempat-sempatin nyicil waktu holiday. Hohoho

Gue udah mumet sama FF panjang. Mungkin beberapa chapter lagi bakalan E.N.D

Dan chapter ini udah nyambung dengan buah pemikiran author sebelumnya

Happy reading ~

.

Jung Yunho kini berada diatas angin. Semua nilainya hampir mendekati sempurna. Hitungan semula yang mengatakan bahwa Yihan akan menjadi juara umum tahun ini terpatahkan olehnya. Nama Jung Yunho dan Kwon Boa adalah calon kandidat terkuat

Yunho masih memiliki hasrat menggebu-gebu untuk memenangkan pertaruhan itu. Tidak hanya untuk menghancurkan Yihan, dia juga harus membuat perhitungan pada Jaejoong. Guru itu tidak bisa seenaknya mempermainkan perasaan Yunho

.

"Bagaimana caranya untuk menyingkirkan wanita itu?" Yunho mulai geram dengan sikap Boa

Wanita itu ternyata sulit diajak negosiasi. Padahal Yunho berharap Boa dengan senang hati memberikan tahta juara umum itu padanya. Nyatanya kini Yunho malah menambah musuh. Selain Boa getol mendekatinya, kini wanita itu ogah mengalah padanya

"Sudah kubilang wanita itu akan merepotkan mu. Baru sekarang kau sadar dan bertanya bagaimana cara menyingkirkannya" Junsu menyendokkan potongan tiramisu kedalam mulutnya

Mereka saat ini tengah berada di Cake House favorit Changmin

"Dia wanita yang menyebalkan, anyway" Changmin ikut-ikutan mengkomentari

"Apa kita sudah memaafkannya? Kesalahan pria ini besar sekali loh" Yoochun menunjuk wajah Yunho disampingnya, "Hatinya hendak makar. Dia lebih memilih wanita itu dibanding Jaejoong kemarin"

"Diam! Tidak ada yang meminta pendapatmu" Yunho memukul kepala guru sejarahnya. Ia tidak tahan dengan ucapan Yoochun. Baru jadi guru sejarah beberapa minggu kini bahasanya kiasan

"Aku akan mengurus wanita itu tidak lama lagi. Kalian tunggu saja" kata Junsu mantap

.

.

.

.

.

Duduk menatap komputer terlalu lama membuat mata Jaejoong berkunang-kunang. Ia tidak tahan dengan bias cahaya dilayar. Matanya sudah lelah dan ia masih belum bisa mengambil keputusan

Ia menatap kedua kertas yang berisikan informasi mengenai data nilai Yihan dan Yunho. Ia salut karena Yunho kini mulai sejajar dengan Yihan. Hanya ada satu kendala dalam datanya. Nilai Matematika Yunho belum di inputnya

Jaejoong tahu jika nilainya punya pengaruh cukup besar untuk menambah nilai Yunho. Jika ia memberikan nilai sempurna, otomatis keinginannya untuk menjadikan Yunho pemenang ada ditangannya

Tapi itu dulu

Jaejoong kemarin mengatakan bahwa ia ingin Yihan yang menang

Apakah perasaan itu masih sama?

.

Jung Yunho - 1123445688 - 11 A3

100 - 100 - 100 - 100 - 100

.

Jaejoong tampak ragu. Namun ia tidak bisa membohongi perasaannya

'Maaf ayah, aku bukan guru yang baik'

My Bad Student (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang