Chapter 11

2.4K 227 24
                                        

Mina! Chapter depan END

Akhirnya, ya kan? Fanfic ini tamat juga. Yuhu!!

Besok udah di private ya 😜

Satu hutang lunas

.

.

Suasana disekolah tiba-tiba menjadi tenang. Mungkin lebih tepatnya berubah menjadi hening

Entahlah, tetapi itu yang dirasakan oleh Yunho. Ketika datang ke sekolah, tidak ada seorang wanita manja yang menggelayutinya

Suara Yoochun yang berteriak setiap pagi dihalaman sekolah pun memudar. Biasanya pagi-pagi sekali klub sepak bola sudah latihan bersama guru olahraga tersebut

Sekarang Yunho baru ingat jika Yoochun adalah seorang Double Agent. Guru sejarah menjadi profesinya yang paling mendominasi saat ini

Junsu yang selalu membuat keributan dengan penggemarnya pun kini tampak sunyi. Mungkin dia sedang menikmati teh hijaunya di UKS

Lalu Changmin?

Yunho tidak terlalu memikirkan pria aneh itu

.

"Hari ini Jaejoong saenim tidak masuk. Kita belajar mandiri nanti. Thanks God, we need a break" salah seorang teman sekelas Yunho mengucapkan hal tersebut pada temannya di lorong gedung. Mau tidak mau Yunho yang jalan berpapasan dengan mereka ikut mendengarnya

Jaejoong absen? Kemana ya?

"Apa mungkin dia sakit?" Yunho ingin menjenguknya tetapi ia ingat jika sekarang Jaejoong tinggal disarang killer whale

Berurusan dengan Junsu sama saja cari mati namanya

"Apa dia mengadu pada Junsu kalau aku yang mengusirnya?" Yunho bertanya pada dirinya sendiri

Yunho sesungguhnya takut kepada Junsu. Pria itu bisa melakukan hal gila. Yunho masih ingat apa saja yang dilakukannya untuk menyingkirkan Yoochun dan murid laki-laki lainnya. Tetapi tidak ada salahnya mencoba. Sehabis istirahat nanti Yunho akan berkunjung ke UKS

Jika Jaejoong sudah memberitahunya, kenapa kemarin-kemarin Yunho masih selamat?

.

.

.

.

.

Seperti biasa. Suasana dan aroma di dalam ruangan Junsu akan selalu harum dengan teh herbal dan manisnya cake. Aroma obat-obatan hampir tidak tercium didalam sini

Yunho duduk dikursi yang telah disediakan Junsu. Dokter tersebut menulis beberapa catatan sebelum akhirnya ia selesai dan membalikkan kursinya. Menghadap Yunho

"Ini yang harus kau tebus" Junsu memberi secarik kertas seperti dokter yang memberikan resep kepada pasiennya

Yunho menerimanya dan membaca dengan seksama. Ia melototkan kedua mata sipitnya begitu tahu jika ia hendak dirampok

"Fuck Junsu. Kau kira aku Bill Gates?" Yunho melambaikan kertas tersebut didepan wajahnya

"Apa yang aku lakukan untuk mu dan Jaejoong tidak kecil, kau tahu. Menurut mu berkat usaha siapa kau bisa hidup tenang?" Junsu menyilangkan kedua kakinya. Seperti yang ia lakukan saat rapat pertama mereka dulu

"Aku yang menyingkirkan wanita itu dari hidupmu, Yunho. Berterima kasihlah" lanjutnya

"Okay aku menghargai apa yang kau lakukan. Tapi meminta sebuah Villa di Jeju?" Yunho tidak percaya jika Junsu adalah pria yang kejam

My Bad Student (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang