O7.

581 113 16
                                        

Mina udah gogoleran di kasur Chungha dari tadi. Ngeliatin Chungha yang lesu banget dan banyak minum kayak orang lagi diganggu setan.

Mina tau kalau Chungha udah gitu, ya ga bisa diganggu gugat. Mina tetep bakal nunggu Chungha buka mulut duluan.

Engga juga sih padahal. Dari tadi Mina udah cursing.

"Woy anjeng buruan"

"Ashu gue nunggu"

"Diem doang emang kayak anjing lagi minum"

"Monyet!"

Tapi Mina nyerah pada akhirnya dan berakhir ngeliatin year book nya Chungha pas SMA.

"Eh ini temen lo siapa Chung kok ganteng?"

Chungha akhirnya mau nengok ke halaman yang Mina tunjuk.

"Yongguk. Dhamar Yongguk. Sohib gue dulu tuh. Ganteng-ganteng beler,"

"Akhirnya ngomong."

Rambut Mina langsung diacak-acak oleh Chungha dengan brutal. "Yeu emang lo terbaik!" ujarnya.

Mina sibuk ngamuk, masa rambutnya diacak-acakin?

"Apaan sih lo! Buruan dong cerita,"

"Yaudah iya. Tapi jangan bilang siapa-siapa, oke?" Mina mengangguk sebagai jawabannya.

Helaan nafas terdengar dan Chungha sudah siap menceritakannya.

"Sebelum putus sama Changgu, gue sempet berantem hebat sama dia. Pas kumpul BEM waktu itu, kak Minki ngesnapgramin gue yang lagi keketawaan sama kak Ong di kantin habis beli tissue. Captionnya 'hubungan tanpa status'

Emang 3 menit kemudian dihapus, tapi lo tau kan kak Minki tuh eksis parah. Dan parahnya Changgu sempet ngeliat. Malemnya gue sama dia ribut.

Gue juga emang udah dari kapan udah biasa aja sama Changgu sih."

Mina berdecak. "Jadi itu kenapa lo suka ngajak gue depan dia buat kerkel padahal ujungnya kita makan?"

Chungha mengangguk, lalu melanjutkan. "Dia terlalu sibuk sama pendidikannya. Dan terlalu banyak ngekang gue. Sumpah ya, gue bilang kerkel aja dia minta pap. Sampai akhirnya temen-temen mas gue jadi korban. Gue suruh mereka pake baju gue terus gue foto ga keliatan muka."

"HAHAHAHA GOBLOK BANGET ANJIR"

"YA GIMANA, gue kepepet banget. Dia ngajak gue main ke rumahnya, tapi ya ujungnya gue dicuekin. Dia sibuk belajar aja bacain buku."

Perlahan Mina menetralkan tawanya karena humor sekedar para Justice League yang dipuja-puja ketampanannya, harus memakai baju milik Chungha, terus difoto.

MENGENASKAN.

"Dan lo mendem ini semua sendiri selama ini? Ga cerita ke gue?"

"Mas gue aja yang tau, dan sekarang lo. Basi sih, tapi bukan itu inti ceritanya."

Mina mau ngatain tapi ditahan. Daripada ga diceritain? Chungha kan kayak macan cisewu kalau udah ngamuk.

"Gue selalu cerita tentang segala hal ke mas gue. Termasuk masalah putus. Alasan lain gue putus itu..."

"Kak Ong?" Chungha mengangguk.

"Gimana ya, selalu ada perasaan aneh sama dia. Tapi gue ga yakin kalau gue suka dia soalnya dia tuh, bego. Bingung gue."

Mina juga manggut-manggut aja selama Chungha cerita. Nunggu waktu untuk memotong yang tepat.

Chungha kembali melanjutkan. "Gue udah nganggep dia kayak kakak gue sendiri dari awal, tapi makin kesini, terutama habis gue putus, dia selalu muncul.

Annoying Guy x Justice LeagueCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang