O3.

746 155 27
                                        

BEM Inti (10)

Jonghyun
nanti kumpul habis asyar
yang masih ada kelas nyusul aja

Ong
oke bos

Dongho
siap

Sewoon
iya bang

Cathy
okeee

Minki
iya bang iya

Chaeyeon
oke kak

Minhyun
yang bawa file datengnya cepet

Sanggyun
laptop gue udah di ruangan
nyusul nih masih ada kelas

Read by 9

Jam masih menunjukkan sekitar pukul 2. Masih ada satu jam setengah sebelum kumpul BEM inti dimulai.
Yang udah stay di ruangan cuma Chungha, Jonghyun, dan Minhyun.

Minhyun sibuk ngecek file yang ada di laptop Sanggyun, takut-takut ada yang kurang.

Jonghyun juga lagi bacain proposal-proposal yang diajuin. Serius banget dibacain satu-satu.

Sedangkan Chungha cuma ngegabut aja. Dibabuin sama Jonghyun buat ngambil ini itu, dan cuma scroll timeline instagram.

Gantiin kerjaan Minki sejam. Iya jadi babu.

"Eh, para mas-mas ganteng tau nggak anggota kita ada yang lagi pdkt?" ujar Chungha sambil meminum teh yang barusan ia buat.

"Tumben ngegosip dek," sahut Jonghyun.

"Dua." tambah Minhyun.

"Duh aku tuh ga mau ngegosip kalau ga ada buktinya, mas. Ini mah ya, mereka ninggalin polaroidnya disini," Jonghyun dan Minhyun langsung ngelirik ke arah telunjuk Chungha menunjuk.

Ada polaroid di samping kotak teh. Disana wajah Sewoon dan Chaeyeon terpampang cukup jelas.

"Kirain lo sama si anu, Chung."

"Hah? Siapa kak?"

"Itu tuh anak BEM inti juga masa ngga ngeh,"

Mau nampol Minhyun aja rasanya. Ganteng-ganteng kok ya ngeselin.

"Sama Ong lah, dedek. Sama siapa lagi?" bukan. Ini bukan Minhyun.

Tapi si lambe turah. Minki Kartani.

"Allahuakbar ini lambe turah nyebar fitnah aja."

Chungha baru aja mau nampol lambenya Minki, keburu disautin sama Jonghyun. Emang mas Jonghyun terbaik.

Misuh sih tetep Chungha mah.

"Maafin aing atuh. Da si dedek teh kenapa sih asa benci pisan sama si Ong? Curiga ada masalah pribadi ini mah euy," memang kelakuan Minki selalu bikin misuh kalau udah ngelambe turah gini.

"Kak Minki tuh ya, nanti ga aku bantuin jualan lagi nih!" ancam Chungha.

Chungha emang udah lama digaet sebagai model utama olshopnya Minki. Model lainnya ya Daniel, Minhyun, sama Ong. Jaehwan mah sampingan aja. Kalau Jonghyun mana mau. Hyunbin mah udah dikontrak sama yang professional.

"Katak beradik ini hobinya nistain aing yaAllah, kasih azab dong."

"Hush doanya!"

"Hush doanya!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Bu!"

Pemuda itu melebarkan langkahnya demi bertemu dengan wanita paruh baya dengan tumpukkan berkas di tangannya.

"Bu, ini kayaknya jatoh tadi. Punya anak didik ibu, kan?" ujarnya sambil menyerahkan lembaran HVS itu.

"Aduh, makasih lho Satrio. Punya...Noilla Chungha? Tadi anaknya masuk kelas ibu ndak?"

Pemuda itu tanpa ragu menjawab, "Masuk lah bu, wong ngumpulin tugas ini toh? Saya liat anaknya tadi,"

"Yowes tak ke ruangan dulu ya, Sat."

"Monggo, bu."

Tugas satu: beres.

Bohong dikit gapapa deh. Dosa padahal, tapi apa mau dikata?

Tinggal tugas kedua sekarang, yaitu kumpul BEM. Udah jam 5 telat nggak ya?

Mending dateng aja dulu, telat atau engganya mah belakangan. Yang penting setor muka jadi ga keitung bolos.

"Telat bang, pulang aja udah," kata pemuda yang baru selesai mengikat tali sepatunya.

"Ye bodo mau setor muka aja gue. Sisa siapa di dalem?"

"Chungha aja,"

"Lah Jonghyun? Minhyun?"

"Lagi pergi nerima tamu dari luar kota. Biasa, ketua sama wakil."

Ong ber-oh ria. Pasti kerjaan ketua sama wakil banyak banget. Syukur dia cuma jadi koor, sibuknya sesekali aja. Sekarang lagi free, soalnya belum dapet tugas baru buat event.

"Gue masuk dulu, Woon."

"Yo! Duluan bang!" kemudian Sewoon pergi ke tempat parkiran, mau pulang.

Ketika Ong masuk, Chungha lagi beresin meja bekas rapat. Ia berinisiatif membantu sedikit- siapa tau Chungha butuh.

"Kak," panggil Chungha yang ternyata tidak terdengar karena memang pelan, soalnya gengsi.

"Kak Ong," panggilnya sekali lagi.

Yang dipanggil menoleh, "Hm? Oh, tadi tugasnya udah gue kumpulin. Lo tenang aja, oke?"

Chungha mengeluarkan bungkusan cokelat dari tasnya. Toblerone, kesukaannya sendiri.

Ong kira Chungha mau makan cokelatnya yang malah berujung diulurkan ke arahnya.

"Makasih. Buat tugasnya, dan nganterin tadi," kata Chungha pasti.

"Jangan diem aja. Ambil dong. Tadi belum sempet bilang soalnya, kak." lanjutnya lagi setelah melihat Ong yang hanya terpaku tanpa berniat mengambil cokelat yang diulurkan padanya.

"Bukannya tadi udah bilang makasih?"

Allahuakbar, kapan sih Chungha ngomong makasih?

Chungha nyesel baik-baik ke dia. Begonya setengah mati.

Gak boleh ngatain tapi minta dikatain. Gak boleh ngatain tapi minta dikatain. Gak boleh ngatain tapi minta dikatain.

 Gak boleh ngatain tapi minta dikatain

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

WANNA ONE DEBUT.

DAN MINHYUN GANTENG BANGET. ONG JUGA. HAMIL ONLEN.

Annoying Guy x Justice LeagueCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang