When someone became your most priority......
Baru saja kemarin
Angin sore berhembus lembut menerpa pipiku yang basahRasanya baru kemarin
Wajah itu,
Senyum itu,
Terpajang sempurna dalam diorama ruang - ruang istimewa di kepala
Bukan,
Bukan hanya di kepala,
Namun setiap ruang dan waktu yang kutahu...Meski pada akhirnya kau hanya berakhir sebagai sebuah memoar indah yang tak pernah kumiliki
We took our own way
We are belong with the one we choose
Namun kau masih berarti
Kau masih seringkali singgah dalam benak,
Wajah itu,
Senyum itu,
Suara itu. . .Most of Times
It was your happiness is what matters
And so you think about me as well. . ."Cinta tak harus memiliki"
Dan selain kita, dan juga Tuhan.
Tuan waktu menuliskan dalam jurnal keabadiannya...
Kisah kita yang saling menyerahkan diri pada keadaan.
Pada takdir.Tanpa pernah melupakan satu sama lain.
Hingga kini,
Bahkan setiap saat.Most of Times
You are the one who I think the most
Your happiness is what mattersKemudian kita saling bertemu dalam ingatan, lalu tersenyum
Bagiku
Bagimu
Bagi kita, cukup sahaja
Mengetahui bahwa kita baik-baik saja
Bahwa kita saling bahagiaTanpa pernah menyatukan genggaman tangan ini. . .
![](https://img.wattpad.com/cover/83298496-288-k685320.jpg)
KAMU SEDANG MEMBACA
Tuan Waktu
PuisiWaktu, Si angkuh yang tak tergoyahkan Si tua yang tak kunjung renta