Author POV
"TIDAKK!!!!!"teriak mikhail.
Mikhail menangkap dan mendekap tubuh Brandon yang sudah tidak bernafas.
"Tidak!!tidak!!apa yang kau lakukan?!!"Mikhail sedikit membentak Salazar.
"Apa yang kulakukan?aku hanya melaksanakan kesepakatan yang kita buat,apa salahnya?"ucap Salazar dengan nada bicara yang tidak berdosa.
Sementara itu,Helena hanya bisa melamun tidak percaya dengan apa yang sudah terjadi.
"Tidak!!!kumohon Brandon bangunlah!!kau sangat mencintaiku bukan?aku pun sama.Kumohon brandon...hiks...hiks.."Mikhail berusaha membangunkan Brandon.
Ditempat yang sama,robert dan Devine sudah sadar.Mereka langsung menghampiri tempat dimana semua orang berkumpul tanpa tahu apa yang sudah terjadi.Semua wanita disana menangis.
Robert yang penasaran langsung menghampiri istrinya,perhatiannya hanya tertuju pada Helena yang sedang melamun seperti orang yang sudah kehilangan harapan.
"Apa yang terjadi?"tanya robert,tetapi Helena sama sekali tidak menjawab bahkan tidak sama sekali melihatnya.
Robert yang menyadari kalau Helena sedang menatap sesuatu sampai melamun seperti itu pun mengikuti arah pandangan istrinya.
Betapa terkejutnya dia saat tahu bahwa yang membuat sikap Helena seperti itu adalah anaknya,brandon James darrow yang tengah terbaring tak sadarkan diri dalam dekapan Mikhail dengan darah yang memenuhi tubuh Brandon dan Mikhail.
"Apa yang kau lakukan padanya??!!!!"teriak Robert saat tatapannya beralih pada Salazar yang sedang tersenyum penuh kemenangan.
"Matenya telah mengabaikannya dan membuatnya terbunuh seperti ini"ucap Salazar enteng.
"Terbunuh??AKU AKAN MEMBUNUHMU!!!!!"Robert hendak menerjang Salazar tetapi dihadang oleh Devine dan Keenan.
"AKU TIDAK AKAN MEMBIARKANMU HIDUP!!!!KAU JUGA HARUS MATI!!!"Robert berusaha melepaskan pegangan erat Devine dan Keenan pada tubuhnya tetapi kalah kuat.
"Jangan...dia begitu kuat,kau tidak akan bisa mengalahkannya"bisik Keenan pada telinga Robert dan beruntung Robert mengerti apa yang dibisikkan Keenan kepadanya.
Robert langsung menghampiri Brandon dengan tangisan yang tak terbendung.
Robert terduduk dihadapan Mikhail yang masih berusaha membangunkan Brandon.
"Huh...aku kira dia sekuat yang kupikirkan.Tapi tidak,kekuatannya runtuh karena penyesalan yang menghantuinya selama ini"ucap Robert lemas,mikhail dengan perlahan menatap Robert.
"Daddd...ini semua salahku,seandainya aku ingat semuanya"lirih Mikhail.
"Tidak sayang,semua ini bukan salahmu.Kau tahu...kami bisa saja membuat kau mengingat semuanya tetapi kau akan sakit jika mengingatnya.Karena itulah dia tidak membiarkan kami semua memberitahu memorimu yang hilang"ucap Robert sambil tersenyum lembut menatap anaknya.
"Dad...mengapa dia tidak bangun?"tanya Mikhail.
Sementara Robert tidak bisa melakukan apa-apa,dia tidak bisa membangunkan Brandon.Itu mustahil.Dia hanya menatap Mikhail penuh dengan rasa belas kasihan.
Tiba-tiba....
"Arrgghhhh!!!!!"Salazar terpental jauh,entah karena apa.
"Akulah lawanmu yang sebenarnya!!!mengapa dia yang kau habisi??"rupanya yang membuat Salazar terpental adalah Janice.
Aura yang dikeluarkan Janice kali ini berbeda,aura mengerikan mendominasi.Aura yang haus akan darah.Semua orang menjadi takut saat merasakan auranya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perfect Destiny
Werewolf# 5 dalam werewolf # 6 dalam werewolf ~ ~ "I'M BRANDON JAMES DARROW ALPHA FROM DARKMOON PACK,REJECT YOU MIKHAIL CATMELL COLLINS AS MY.~" ucapanku tergantung setelah dia menangis,membuatku sakit melihatnya.Tapi aku tak perduli aku tidak menginginkan...
