Author POV
"Bagaimana frans?"tanya brandon lirih saat pintu ruangan itu terbuka.
Frans hanya menunduk...
"Maafkan saya alpha... Saya tidak bisa menyelamatkan luna. Racun wolfsbane itu sudah menyebar diseluruh tubuhnya"pernyataan frans ibarat seribu pisau yang menusuk jantung brandon,ekspresi brandon kini tidak bisa dibaca.
"Kau pasti bercanda"lirih brandon sambil mendorong frans dan masuk keruangan tempat mikhail dioperasi dengan langkah tergesa².
****
Brandon POV
Kakiku tidak lagi bisa bergerak.. Aku lemah sama sekarang, apa yang harus aku lakukan??
Dengan langkah lunglai aku menghampiri mikhail yang terbaring dengan kulit yang pucat dan bibir yang membiru tanpa alat²medis ditubuhnya, karena semua alat medis telah dilepas dari tubuhnya.... Mereka menganggap mateku sudah mati??
Air mataku membasahi pipiku dengan begitu derasnya saat kurasakan jantung dan nadi mikhail tidak berdetak. Moongoddess! Apakah kau sedang mempermainkan hidupku? Kau tahu aku tidak bisa hidup tanpanya...
"MIKHAIL!!!! BANGUNLAH!! "teriakku tegas sambil memompa dada mikhail dengan tanganku berharap jantungnya berdetak kembali dan kembali padaku.
"MIKHAIL!! BUKANKAH AKU SUDAH MEMERINTAHKANMU UNTUK BANGUN!!!DAN KAU TIDAK MENJAWAB ARTINYA KAU SUDAH MELANGGAR PERINTAHKU!!KAU TAHUKAN APA HUKUMAN BAGI ORANG YANG MELANGGAR PERINTAH ALPHANYA???? "ucapku meneriakinya masih dengan tanganku yang sibuk memompa jantungnya.
"Brandon!!! Itu sia sia! "Ucap dad berteriak dan mom menghampiriku sambil berusaha menggenggam tanganku agar aku berhenti memompa jantung mikhail.
"Sudahlah sayang"kata mom lembut sambil memegang bahuku erat.
"Aku mohon sayang.... Bangunlah... Aku berjanji tidak akan menyakiti hatimu lagi... "Aku sudah tidak memiliki tenaga...
Kenapa kau tidak bangun juga sayang?? Aku sudah kehilangan theo dan aku tidak mau lagi kehilangan kalian.Batinku.
****
Author POV
"Mikhail"lirih abramov menghampiri tempat mikhail berbaring.
"Bangun sayang....bukankah kau adik kuat"ucap abramov sambil mengelus pipi adiknya itu,abramov menatap marah pada brandon.
Bugh...
"Kau... Kau yang menyebabkannya menjadi seperti ini!"abramov mencengkram bahu brandon dengan kuat...lagi lagi dia tidak melawan, dia hanya menatap kosong kearah mikhail.
"Kalau kutahu dia akan seperti ini, aku tidak akan pernah membantunya untuk menyelamatkanmu! "
"Abramov sudah!!! "Titah janice sambil melerai perkelahian itu.
Kumohon bangunlah sayang..lirih seseorang dalam hati.
Keenan menatap mikhail dengan perasaan menyesal,dia menangis dalam hatinya karena tidak dapat menyatakan perasaannya pada mikhail.
Tatapan keenan berpindah pada brandon. Penampilan brandon sangat kacau... Dia dulu juga seperti ini saat kehilangan nancy, keenan tahu jelas perasaan brandon sekarang ini.
"Ayo sayang kita pulang... Kita akan menyiapkan pemakaman untuk mikhail... "Helena hendak menuntun brandon keluar dari ruangan itu, mendengar perkataan helena...Tubuh brandon menegang.
Apa mom juga berfikiran kalau mikhailku meninggal??.batin brandon
"Mom... Kau... Kau juga mengatakan kalau mikhailku meninggal?? "Tanya brandon pada helena sambil menatap tidak percaya pada helena.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perfect Destiny
Werewolf# 5 dalam werewolf # 6 dalam werewolf ~ ~ "I'M BRANDON JAMES DARROW ALPHA FROM DARKMOON PACK,REJECT YOU MIKHAIL CATMELL COLLINS AS MY.~" ucapanku tergantung setelah dia menangis,membuatku sakit melihatnya.Tapi aku tak perduli aku tidak menginginkan...
