Tring..
Satu pesan masuk. Rupanya dari Ratna.
"Maaf sayang aku sibuk. Ada acara BEM."
Alatas mengetik balasan.
"Heemm.."
Tring..
Balasan dari Ratna lagi.
"Kamu marah ya? Sebagai gantinya kita makan diCafe gimana?"
"Oke."
Alatas meletakkan handpondnya. Dia kembali mendengarkan dosen dengan malas-malasan. Entah masuk keotaknya atau kembali mantul keluar kepalanya.
***
"Sayang, maaf aku ada urusan. Kita ketemuannya jam lima sore yah."
Alatas membaca pesan baru dari Ratna. Dia menghela napas.
"Ya." Balasnya singkat.
Alatas berjalan dikoridor sambil melihat handpondnya. Dia sedang membaca grup chatt.
Grup Cowo keceh
Fino: "Brow, gue mau curhat."
Joni: "oke siap mendengarkan."
Alatas: "Haha.."
Fino: "Parah loe Al, masa ngomennya gitu doang😦?"
Alatas: "Gue tunggu dibascame. Awas lama gue cabut."
Fino: "Loe udah disana?"
Alatas: "Otw."
Joni: "Oke..oke..gue bawa cemilan."
Alatas: "Yang pedes."
Joni: "Siap."
Fino: "Brow, bawa roko."
Joni: "Ogah. Emang gue toko😠"
Fino: "Pleassss....gue ganti uangnya."
Joni: "Oke."
Fino: "Loe ikut Yud?"
Yuda: "Gue ngikut-ngikut aja."
Fino: "Sip lah 😀"
Alatas: "Pake emoticone? Loe cewek?"
Yuda: "Haha"
Fino: "Si Al, ngajak ribut dari tadi! 👊"
Alatas: "😏"
Joni: "Wkwkwk"
Alatas berjalan melewati gang kecil didekat kampusnya. Dia memperhatikan sekeliling takut ada yang mengikutinya.
Ketika didekat tempat yang ia tuju, yaitu toko yang sudah tak terpakai, yang ia jadikan basecame bersama temannya, Dia melihat gerombolan kakak tingkatnya sedang asik merokok.
"Cih. Sial!" Umpatnya.
Dia langsung mengetik.
"Ganti tempat, ada cecunguk-cecunguk"
Pesan terkirim.
Kini telpon dari Fino datang.
"Dimana dong brow?" Tanya Fino.

KAMU SEDANG MEMBACA
Jangan Pacari Wanita Berjilbab (Revisi)
Любовные романыAlatas tak pernah berfikir akan mencintai wanita berjilbab. Baginya wanita berjilbab bukanlah tipe kesukaannya. Tapi, bagaimana jika Allah berkehendak lain? Akankah Alatas menerimanya?