Two-FouryGirl

1.4K 57 2
                                    

Our Equation

.

.

Creator: gabrielleklefina

..

BestCamp,
Kamis 10.49

BUUUGHHH

HOEEKK

Hotaru, gadis berambut silver kekuningan itu memuncratkan darah dari mulutnya akibat pukulan maut yang ia terima di perutnya 

Ino, sebagai pelaku hanya mengeluarkan seringai menakutkan dan hawa dingin "Terimakasih sudah mengotori sarang kami."

Temari terkekeh dan ia mendekati gadis itu, "Apa yang kau lakukan? Bukannya kau sudah tahu... ini adalah tempat kami?!" Bentaknya

"Cih, kau sudah lama meninggalkannya! Ini sudah menjadi milik kami!" Ketus budak dari Hotaru yang berusaha membangunkannya.

Hinata mengangkat satu alisnya, "Berani menantang?" Urat urat di pelipisnya pun muncul, membuat budak budak sekaligus Hotaru sendiri merinding

Sakura tidak mau maju, ia biarkan teman temannya yang akan melakukan itu. Dengan santainya, Sakura berjalan ke sofa hitam yang dulunya ia duduki. -lebih tepatnya tempat duduk sang ketua-

"Cih, lucu sekali! Ayo pergi!" Hotaru mencoba menghindar dari suasana mencekam ini, tapi sayang Hinata sudah membekukan tubuhnya menggunakan mata Hinata.

"Tanggung jawab itu penting." Ujar Ino dengan smirk mengerikan. Temari hanya tertawa kecil lalu menendang punggung Hotaru yang sedang diam kaku

BRAAAKKK

"Akkhh, k-kami.. hssshh, KAMI MINTA MAAF!!" Pekik salah satu budak Hotaru yang tidak tahan melihat ketuanya seperti itu

"DIAM KAU!!!" Hotaru mendorong tubuh budaknya itu dengan keras, sehingga membuat ia terpental dan menubruk tembok.

"Aku tidak lemah... sama seka- akkhh... tidak.. lemah" Dusta Hotaru yang mencoba berdiri walau rasa sakit yang amat di punggung dan perutnya

"Siapa yang menang, akan disini." Suara sang ketua pun keluar, membuat Ino, Hinata dan Temari hanya mendecih remeh kehadapan Hotaru dan antek anteknya

SSSRIIIINNGG

Hotaru mengeluarkan senjata tajam yang membuat Ino mendelik tak suka, ingin sekali rasanya Ino mencekik hingga mati leher Hotaru itu. Tapi sayang, prinsip geng nya bukan seperti itu.

Biarkan mereka yang brengsek pulang dengan luka.

"Kau akan pulang dengan luka. Bukan pulang selamanya," Ujar Hinata yang mencoba mengontrol emosinya.

"BANYAAK BICARAAAA!!"


ZRAAASSSHH


CTIING

PRAAANGGG

Our EquationTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang