Part 30 : Dream

26.3K 1.4K 176
                                        

Aku sering mendapatkan beberapa mimpi aneh. Di saat aku sudah memasuki alam bawah sadar, ada sebuah siluet yang datang ke dalam pikiran ku.

Awalnya seperti sebuah layar putih, bagai layar proyektor yang memancar hingga membuat penglihatan ku silau. Lalu layar putih tersebut seolah menjadi pintu masuk untuk ku, memasuki sebuah alur adegan lain yang terlihat sangat nyata.

Mimpi itu, terkadang datang seperti potongan kecil teka-teki. Terkadang terlihat sangat aneh, tidak seperti sebuah film yang menunjukkan sebuah alur dari awal hingga akhir dan kita yang menonton nya jadi tahu arti yang ada di film tersebut seperti apa.

Kali ini, aku akan menceritakan beberapa mimpi yang sangat aneh. Percaya atau tidak, mimpi ku tersebut malah menjadi sebuah kenyataan yang lumayan mengerikan.

°°°

Maret 2009

Ini adalah tahun dimana aku masih bersekolah SMP. Waktu itu aku tengah bermimpi pada malam hari.
Di mimpi ku itu, aku diberi tugas oleh guru mata pelajaran IPS untuk membuat kliping mengenai bencana alam.

Waktu aku SMP, mengerjakan kliping masih memakai kertas koran untuk bahan tugas nya. Tidak seperti sekarang yang tinggal di printer saja lalu di kumpulkan.

Aku membuat kliping tugas dengan memotong berita di koran lalu menempelkan nya di selembar kertas HVS putih dengan lem kertas lalu di fotocopy dan di jadikan sebuah kliping.

Guru IPS ku tersebut, memberikan sebuah tugas soal bencana alam yang di sebabkan oleh kecerobohan manusia.

Di dalam mimpi ku itu, aku membeli sebuah koran yang halaman depannya menceritakan tentang bencana alam di sebuah desa. Air yang cukup banyak menyebabkan banjir bandang.

Banyak yang meninggal akibat ada banyaknya air yang merendam desa tersebut. Aku masih mengingat jelas dalam mimpi ku tersebut aku tengah menggunting kertas koran tersebut lalu menempelkan nya di selembar kertas HVS.

Setelah terbangun, aku tak memikirkan tentang mimpi yang aku alami semalam. Aku hanya menganggap itu hanyalah bunga tidur biasa dan tidak memperdulikan nya.

Namun setelah satu minggu kemudian, saat aku tengah asyik mengobrol dengan irma teman satu kelas ku. Guru IPS ku datang sembari memberikan sebuah tugas untuk di kerjakan di rumah. Tugas individual yang harus di kerjakan dalam. jangka waktu tiga hari.

Kau tahu tugas seperti apa yang beliau berikan padaku. Tugas tersebut sama seperti yang ada di dalam mimpi ku.

Ya, tugas mengumpulkan kliping mengenai bencana alam yang baru-baru ini terjadi. Sebuah tanggul berisi air danau yang lumayan banyak ternyata jebol dan menyebabkan banjir bandang yang menyebabkan banyak korban tewas.

Bencana alam tanggul situgintung di daerah tangerang, sebuah danau buatan bekas peninggalan Belanda. Itulah tugas kliping yang harus aku kerjakan. Dan itu membuatku tercengang, aku kaget karena ternyata mimpi ku menjadi sebuah kenyataan. Ini sangatlah gila.

Aku pergi ke tukang loper koran. Mencari koran yang aku butuhkan sebagai bahan tugas ku nanti, aku membeli tiga koran yang berbeda. Lalu membawa nya pulang dan langsung ku gunting untuk di jadikan tugas.

Sesampainya di rumah, aku langsung membuka koran tersebut. Di jelaskan di sana, tanggul itu jebol saat subuh ketika para masyarakat tengah terlelap tidur. Banyaknya korban jiwa karena mereka tak bisa menyelamatkan diri, karena mereka sedang terbaring nyaman di kasur mereka masing-masing.

Indigo Stories - Telah TerbitCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang