Ada yang menangis dipojok sekolah
Tempatku menghabiskan waktu, dulu
Airmatanya deras
Bibirnya terkunci
Padahal hatinya menjerit!
Dia bilang tidak apa
Nyatanya ada apa-apa
Ingin aku memaksanya
Untuk berkata sejujurnya
Isyarat wajahnya membuatku ragu
Lebih baik diam atau mengusap basah pipinya yang pilu, tapi ku malu
Aku memang bukan pujangga handal yang bisa membuat sedih dihati reda
Atau aktivis kritis yang membuat sikapnya berhenti apatis
Tapi aku tetap akan disini menemani
Meski menatapnya tak berbuat apa-apa
Biar suatu waktu airmatanya berhenti lalu sadar
dan nyaliku terkumpul untuk mengusap deritanya
_sutansyahrudin_
KAMU SEDANG MEMBACA
DIARY PUISI
PoetryAku hanya ingin menemukan arti dari jarak yang menjadi dinding penghalang diantara kita. Biar waktu kunanti, ribuan kata ku pilah, rindu yang ku selami dan semuanya berkorelasi dalam sajak-sajak yang mewakili sebuah isyarat hati. Cover by : Sutan S...
