Diclub malam.
Rehan meminum minuman yg mengandung alkohol yg sangat tinggi, hingga membuat ia kehilangan kesadaran.
"Re sadar lo ngga biasanya minum sebanyak ini" arsen sahabatnya mulai khawatir.
"Gue ga peduli emang orang tua gue peduli apa" bau alkohol rehan mulai menyeruak.
Rehan seperti ini bukan tanpa alasan ia mempunyai alasan tersendiri.
Flashback on
Rehan baru pulang karena tadi diajak sahabatnya main PS3.
Ketika ia melintasi kamar orang tuanya ia mendengar pertengkaran antara keduanya.
"Aku mau kita cerai" ucap romi ayah dari rehan
"Tapi bagaimana dengan anak kita?" ujar Rita meneteskan air matanya dengan deras.
"Aku tak peduli, dan inilah akibatnya jika kamu tidak menyetui aku menikah lagi" lalu romi menampar rita hingga tersungkur.
Rehan yg melihat kejadian ini pun langsung menghampiri sang ibu.
"Begitukah ayah memperlakukan ibu, dasar brengsek pergi dari rumah ini" rehan tersulut amarah ia tak terima sang ibu diperlakukan kejam oleh sang ayah.
Romi berlalu meninggalkan istri dan anaknya.
Flashback of
Rehan dibawa pulang oleh arsen kerumah rehan.
Arsen menggendong rehan sampai kamarnya.
"Makasih nak arsen" ucap bu rita yg dihiasi senyum penuh kesedihan.
"Iya tante, yaudah arsen pulang dulu yah tan"
Akhirny arsen pun pulang.
Rita melihat anaknya penuh kesedihan, rasanya ia telah gagal mendidik anaknya.
Disekah
Kini ainun kekantin sendirian karena tiffany gak berangkat sekolah dikarenakan sakit.
Ainun memakan bekal yg sudah disiapkan sang ibu.
"Ainun lo makan apaan, tertib banget sih lho makannya" ejek yuda Keling-,-
"Diem lo bacot" ucap ainun sinis.
"Galak amat sih, oh ya lo tau ngga tiffany sakit apaan?" tanya yuda
"Mana gue tau"
"Elah lo kan sahabatnya" yuda mulai jengah.
"Dia ngga ngabarin gue, lagian yah gue bukan pacarnya ngapain juga dia kasih kabar ke gue" jelas ainun.
"Oh gitu yah"
Oh iya si yuda itu satu kelas sama ainun dan tiffany mungkin si yuda lah yg sering jailin si fany. Mungkin dia naksir.
Dirumah bu rita.
Setelah pulang sekolah ainun segera menuju parkiran karena hari ini adalah dimana rehan harus memberinya tebengan.
Sesampainya diparkiran motor rehan tidak ada diparkiran.
"Apa dia ngga berangkat yah?" tanya ainun pda diri sendiri.
Alhasil ainun harus berjalan kaki menuju rumah bu rita untuk bekerja. Ainun lebih memilih jalan kaki ketimbang naik angkot karena akan membuang uang. Intinya ainun ingin menghemat.
Akhirnya ainun sampai dirumah bu rita.
Seperti biasa ainun mengerjakan pekerjaannya.
Ainun kini mulai membereskan dapur.
KAMU SEDANG MEMBACA
senior masa gitu?
Teen Fiction"eh anak sombong kelas apa lo?" "ada juga lo ka yg sombong, sok ketampanan lo" "etdah gw baik hati, kalo masalah tampan itu sudah faktanya, daripada elo jelek minta tuker sana" "iyain, terserah...biar pun jelek tetep disyukuri ngga mau minta tuker...
