Tumben kerumahku?
Ada maksud lain?
Ainun kini sudah berada dirumahnya ia masih tertidur lelap.Pagi ini hamas berangkat ke kantor, ia sudah diterima kerja dikantor entah sebagai apa yg jelas ia kerja dikantor haha.
Lalu hamas keruang makan dilihatnya ibu sedang mempersiapkan sarapan untuk pagi hari ini, tidak mewah memang makanan yg disajikan ibu, yg jelas kelezatan masakan ibu tidak ada duanya karena masakan ibu tidak pernah selingkuh, *ok ini nggak penting.
setelah semuanya siap hamas langsung memakan sarapan dan meminum lalu bergegas berangkat kerja.
Ibu melihat anak sulungnya yg buru-buru hanya menggelengkan kepalanya."Ibu hamas berangkat dulu ya, assalamualaikum" pamit hamas lalu mencium punggung tangan sang ibu.
"waalaikumussalam"
Dilain tempat Rehan kini mulai menstater motor ninj* nya.
Lalu datanglah makhluk jenis baru dihadapan rehan.
Rehan mendengus kesal.
"Ada apa lo pagi-pagi kesini?" Tanya rehan dengan tatapan tajamnya.
"Gue mau ngajak lo nge date.... ya jogginglah, lo nggak liat baju olahraga gue yg terpampang nyata ini" jwb Rosi sambil menunjukan baju olahraganya yg baru.
"Ngomong kek dari tadi, yaudah gue ganti baju dulu" kata rehan lalu pergi kedalam rumah dan mengganti baju dikamarnya.
Setelah beberapa menit kemudian rehan keluar dengan baju sport yg cool, celana traning dan baju putih serta jaket hitam adida* itu kini menghiasi tubuh cowo berperawakan tinggi itu. Tak lupa topi hitam menghiasi kepalanya. Dan jangan lupakan juga sepatu sport adida* yg harganya wah...waduh itu dipakai dikaki.
*haha.Rosi geleng- geleng kepala melihat penampilan rehan, dia sebenernya mau maling apa jogging rapet bener.
"Han lo mau maling disupermarket ya?" Tanya rosi heran
"Bacot!" Jwb rehan lalu meninggalkan rosi ditempat dan berlari kecil mengelilingi komplek.
Setelah beberapa jam berlari.
Kini mereka berdua sedang beristirahat disebuah taman."Ros lo tau alamat rumah ainun nggak" tanya rehan.
Rosi terkejut bisa-bisanya ia bertanya seperti itu, sejak kapan rehan jadi kepo seperti ini.
"Tumben lo nanya gitu han" rosi tidak menjawab pertanyaan rehan malah ia mencibir nya.
Rehan menarik nafas panjang, ya ini bukan seperti dirinya saat ini. Entah mengapa ia mengkhawatirkan ainun.
Dilain tempat ainun kini sudah pulih dan mulai menikmati udara pagi, kini ia sedang memberi makan ikan-ikan dikolam ikan *haha.
Rasanya senang sekali bisa memberi makan ikan-ikan, bukankah bahagia itu sederhana, ya sekarang aku mulai bahagia, bahagia bisa memberi makan ikan.
Tiba-tiba ibu memanggilnya, kata ibu ada yg mencarinya. Ainun langsung bergegas keruang tamu.
Ainun melihat Ada seorang cowo yg sangat rapi sekali penampilannya. Dari ujung kepala hingga ujung kaki.
Ainun terkejut ketika matanya bertemu langsung dengan cowo berpenampilan rapi itu.
"Elo?" Kata ainun terkejut
Bersumang.
Mau dibawa kemana hubungan kita aaaa
Tarikkkkkkk

KAMU SEDANG MEMBACA
senior masa gitu?
Teen Fiction"eh anak sombong kelas apa lo?" "ada juga lo ka yg sombong, sok ketampanan lo" "etdah gw baik hati, kalo masalah tampan itu sudah faktanya, daripada elo jelek minta tuker sana" "iyain, terserah...biar pun jelek tetep disyukuri ngga mau minta tuker...