Sempat kudengar, tanpa kulihat
Ia menangis, tak bisa kudekap
Kemudian hening dalam pekat
Sunyi kemudian senyap
Kau pergi
Tanpa memberi kesempatan aku untuk menyayangi
Kau pergi
Membuat mataku menjatuhkan bulir bening berkali-kali
Kau pergi
Jantungku seakan hilang isi
Tangis mungilmu
Untuk terakhir kali, merobek sanubari
(Pekanbaru, 28 November 2017)
KAMU SEDANG MEMBACA
Kumpulan Puisi
PoesíaMengenai rasa yang disimpan dalam diam. Apa daya hanya jemari yang dapat mengutarakan Pada tinta kupersembahkan, kata hati dalam coretan ^^ ______________ »» selamat menikmati
