Perempuan Bergincu Merah

152 7 1
                                        

Aku sebut dia ibu
Karena, aku berasal dari tubuhnya yang penuh liku
Juga rahimnya yang lembut
Apalagi wajahku yang menurut lengkung wajahnya
Asli terpaut

Ada yang sebut ia pelakor
Untuk cinta yang dipungut diam-diam
Bukan tidak ada perjuangan
Tidak! Ia tidak merebut suami orang!

Perempuan begincu
Masih bisakah senyum kau perlihatkan?
Karena di gincu merahmu, aku melihat derai air mata kekesalan
Isakmu tertahan

Bersabarlah, biarkan mereka menatap jahat
Namun kau jangan demikian
Tuhan, tau segala kalau kau penat
Tentang sabar untuk suatu hal yang kau pertahankan

Kumpulan PuisiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang