Cerita kali ini adalah lanjutan dari Gakuen : The Next Majisuka Prison yang ada di akun lama saya @NugrohoSumitro. agar kalian tidak kebingungan saat membaca cerita ini saya sarankan kalian membaca dulu Majisuka Gakuen : The Next Majisuka Prison di...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
semenjak kepergian Atsuko Maeda dua hari yang lalu, Majijo seperti tak bernyawa. Puncak Majijo sekarang sudah diraih oleh Nezumi dan Patnernya karena usahanya untuk membantu Majijo saat peperangan dengan Yabakune Kemarin. Otabe, Team Hormone, Kabouki Sister, dan Gekikara masih menjadi anggota Rapapa. Gekikara yang sudah mulai Fokus untuk lulus dari Majijo, ia tidak berfikir apa – apa selain melindungi majijo ban berusaha untuk lulus dari sana. Peace, Nanashi, dan Paru sudah berkumpul kembali. Mereka sangat senang bisa bersama – sama seperti dulu.
" ternyata sekolah ini menyenangkan ya. semua disini sangat setia kawan." ucap Nanashi.
" ya memang begitulah." ucap Peace menanggapi ucapan Nanashi.
Peace melihat Paru yang sedang melamun. ia pun mendekatinya.
" kamu kenapa Paru?." tanya Peace.
" aku hanya sedang berfikir." jawab Paru.
" apa yang kamu pikirkan Paru?."
" aku hanya berfikir apakah kita bisa menyelamatkan teman kita, apa mereka akan kecewa jika kita gagal membuat Hope Prison hancur?."
mendengar itu Peace hanya bisa terdiam. ia bingung untuk mengatakan apa, ia tidak mau mengatakan hal yang tidak bisa dia lakukan, ia tidak mau hanya mengatakan hal yang bersifat menghiburnya saja karena itu tidak akan bertahan lama.
Dalam suasana keheningan di kelas 1C tiba – tiba datang seseorang yang membuat semua murid disana menundukkan kepala mereka.
" jangan kawatirkan masalah itu. aku sudah mengumpulkan teman – teman kita yang mau ikut membantu kalian. kita akan membebaskan teman – temanmu yang sedang terjebak di Hope Prison." ucap seseorang yang ternyata adalah Otabe.
" jangan lupakan aku. waktu itu kamu mengatakan tentang dirimu dan kenapa kamu bisa ada di Majijo." lanjutnya.
" so ka. aku baru ingat, saat sebelum kita berperang dengan Yabakune aku telah menceritakan semuanya kepadamu termasuk perihal Hope Prison." ucap Peace yang tidak menyangka.
" ya aku curiga, kenapa orang sekuat kamu datang ke Majijo tidak memiliki tujuan untuk merebut puncak Rapapa tetapi malah membantu Majijo melawan Yabakune." ucap Otabe.
" Yokatta ( shukurlah )." ucap Paru.
" apa memang kamu mau membantu kami membebaskan teman – teman kami yang sudah terjebak di penjara Brengsek itu?." tanya Paru.
" ya. serahkan saja semuanya padaku. aku akan melakukan yang terbaik untuk kalian. demi kalian aku akan melakukan yang bisa aku lakukan." jawab Otabe.
" selain itu apakah kamu bisa serahkan data yang kalian ambil dari Hope Prison?. akan aku publikasikan, aku akan minta bantuan Nezumi yang memang memiliki banyak kenalan dari kalangan pejabat maupun stasiun TV. pasti akan mudah untuk ijin pengexposan ini." lanjutnya.