Cerita kali ini adalah lanjutan dari Gakuen : The Next Majisuka Prison yang ada di akun lama saya @NugrohoSumitro. agar kalian tidak kebingungan saat membaca cerita ini saya sarankan kalian membaca dulu Majisuka Gakuen : The Next Majisuka Prison di...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
AUTHOR : Maaf pada episode sebelumnya saya berniat memberi judul pada Chapter 6 : Watashi No Yume, tetapi saya rubah karena data dari chapter 6 yang waktu itu saya buat Corrupt, sehingga saya menggantinya dengan Chapter 6 : SEMUANYA HARUS SEGERA BERAKHIR . Cuma ini pemberitahuan saya. Selamat membaca
Setelah menjalani Operasi yang panjang akhirnya selesai juga, Paru pun segera dipindahkan ke ruang perawatan. Dokter yang menangani Paru keluar dari ruang UGD.
“ siapa yang bertanggung jawab disini?.” Tanya Dokter.
“ Watashi ( Saya ).” jawab Karyawan itu yang diketahui bernama Kashiwagi Yuki.
“ so desu ka?, kalau begitu kamu nanti kamu keruangan saya, mengurus administrasi dan sebagainya.” ucap si dokter.
“ Hai, Arigatou ( ya, terimakasih ).” Ucap Kashiwagi Yuki.
Nanashi segera masuk ke ruangan untuk melihat keadaan Paru, tetapi saat akan masuk ruangan tiba - tiba Dokter itu mencegahnya,
“ia belum siuman. kalian boleh masuk saat pasien sudah agak membaik.” ucap Dokter.
“So desu ka?.” ucap Nanashi.
setelah lama menunggu tiba – tiba dari ruangan terdenganr suara teriakan yang sepertinya bersumber dari Paru.
“Yokatta ( Syukurlah )” ucap Nanashi.
Nanashi segera berlari masuk ke dalam ruang ICU disusul oleh Kashiwagi yang terlihat senang mengetahui orang yang sudah menolong dia dan anaknya telah siuman.
“ Paru, Apa kamu baik – baik saja?.” tanya Nanashi
“ tenang lah, ini bukan masalah besar.” jawab Paru santai.
“Yokatta ( shukurlah ).” ucap Nanashi lega.
“ ano, bagaimana keadaan anak kamu?. apa dia baik – baik saja?.” tanya Paru pada Kashiwagi.
“ ii ( baik ). terimakasih karena telah menolongnya. aku benar – benar minta maaf karena telah menyebabkanmu seperti ini.” Ucap Kashiwagi.
“apa yang kamu katakan, ini bukan karena kamu. aku tidak pernah merasakan sebaik ini.” ucap Paru seraya tersenyum.
Nanashi sangat bahagia bisa melihat senyuman dari Paru lagi. setelah lama berbincang – bincang tiba – tiba Paru berguman.
“ bagaimana ya keadaan Peace sekarang. dimana dia.” cuap Paru berguman sendiri.
“ Etoo. Tadi Peace ke sini, ia sangat terkejut mendengar Paru masuk rumah sakit. tapi sekarang dia sudah pergi, entah kemana. “ ucap Nanashi menjawab guman Paru.