The Legend is Comeback and Start to War

340 14 2
                                    

       Setelah meninggalkan Nanashi  dan Karyawan itu ( Kashiwagi Yuki ), Peace segera kembali ke ruangan Gekikara

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah meninggalkan Nanashi dan Karyawan itu ( Kashiwagi Yuki ), Peace segera kembali ke ruangan Gekikara. Sesampainya di ruang Gekikara ia melihat sudah banyak yang menjenguknya dan sepertinya Gekikara sudah membaik, selain itu ia tidak melihat adanya Otabe, oleh karena itu ia memutuskan untuk kembali ke Majijo. ia terkejut melihat adanya wanita yang telah menolongnya saat dikejar oleh polisi. ia baru tau ternyata wanita yang menolongnya salah satu anggota Rapapa Majijo yang diketahui bernama Torigoya, tetapi ia tidak menyapanya agar terjaga rahasianya dan agar yang lain tidak menganggap ia dan Torigoya saling mengenal satu sama lain.
Shaku yang melihat kedatangan Peacepun memanggilnya.

" Peace ke sini. " ajak Shaku.

" siapa dia?, murid baru kah?." tanya seseorang yang bernama Sado.

" dia murid baru. ia masih kelas 1." Jawab Shaku.

" tapi sepertinya kalian terlihat sangat dekat. apa kamu sangat mengenalnya?." tanya Sado kepada Shaku.

" dia itu sangat kuat, sehingga ia ditunjuk oleh Otabe untuk membantu majijo melawan yabakune." bisik Shaku.

" so yo koto na ( ooh, begitu ya )." ucap Sado.

" tidak, terimakasih." ucap Peace seraya pergi meninggalkan ruangan.

Peace segera menuju ke Majijo, ia mau tau apa yang akan direncanakan oleh Otabe melihat keadaan Gekikara, ia menebak kalau Otabe akan bergerak cepat menyelesaikan ini semua, ia dapat membaca karakter Otabe dari pola pikirnya.

Sesampainya di majijo ia segera menuju ke markas Rapapa. saat hampir sampai di ruang Rapapa ia melihat ada murid majijo yang telah turun dari tangga markas Rapapa, ia melihat tatapan dingin dari murid itu. saat sudah sampai di markas, ia bertanya kepada team Hormone yang saat itu sedang termenung.

" siapa dia?." tanya Peace.

" siapa yang kamu maksud?." tanya Wota.

" orang yang tadi turun dari tangga, sepertinya dia habis dari sini." ucap Peace.

" dialah orang terkuat di sini. dia yang kami tunggu - tunggu, yang sering kami bicarakan." ucap Unagi.

" dialah orang tak pernah merasakan kekalahan dalam hidupnya." ucap bungee.

" diala Sang Legend ATSUKO MAEDA." Mukuchi ikut angkat bicara.

mendengar hal itu, Peace segera mengejar seseorang yang bernama Maeda. ia ingin tau apa yang akan dia lakukan sekarang ini.
setelah lama berlari Peace akhirnya melihat Maeda, ia membuntutinya. Peace sangat ingin tahu kekuatan sebenarnya si Maeda itu, apakah yang orang - orang katakan sangat berlebihan atau tidak. ia ingin tau akan kemana Maeda, setelah lama berjalan Tak disangka ternyata Maeda menuju ke markas Yabakune, ia mulai berfikir apa yang akan Maeda lakukan, apa dia akan membantai semua murid Yabakune?. dilihat dari jumlahnya mustahil ia bisa mengalahkan mereka semua. sesampainya di markas Yabakune Maeda mulai memukul satu persatu murid Yabakune. Maeda tidak sekalipun tersentuh tangan dari murid yabakune. tak butuh waktu lama untuk Maeda merangsak kedalam markas dan mulai menghancurkan markas Yabakune. Peace pun hanya bisa menunggunya dari luar markas, ia tidak melanjutkan membuntuti Maeda karena itu sangat beresiko. Peace dari kejauhan melihat Maeda menghancurkan semua murid yabakune.
lama menunggu Maeda keluar dari sekolah Yabakune, tiba - tiba datang segerombolan polisi. ia terkejut, sebenarnya ada apa ini. Peace memberanikan diri bertanya kepada salah satu polisi.

" Sumimasen, sebenarnya apa yang para Polisi cari disini?." tanya Peace.

" kami mencari murid Majijo yang telah membantai para preman, perampok, dan yakuza di jalanan. itu sebuah tindakan kriminal." jawab salah satu personil kepolisian.

" so desu ka." ucap Peace.

mendengan jawaban dan penjelasan polisi ia segera menjauhi para polisi, ia masih trauma atas kejadian waktu itu, saat ia dikejar - kejar oleh polisi.
dalam hati Peace bertanya - tanya segitu kuatkan Maeda itu sampai - sampai yakuzapun dibantainya. ia mengira jika Maeda tertangkap mungkin nanti akan ditempatkan di Hope Prison, penjara yang pernah Peace, Paru, dan Nanashi rasakan waktu itu.

Peace terkejut, ia tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. ia melihat Maeda keluar dari sekolah yabakune dengan seragam yang berbeda, ia keluar dengan seragam yang sama dengan murid yabakune. apa yang sebenarnya terjadi di dalam, apakah Maeda memaksa murid yabakune untuk melepas bajunya untuk menyamar agar tidak ditangkap polisi?, jika itu terjadi pastinya akan ketahuan juga. karena terlalu lama berfikir sehingga ia kehilangan jejak Maeda. karena sudah tidak ada kesempatan untuk membuntuti Maeda lagi, Peacepun kembali ke Majijo dan segera menyusun rencana untuk menyerang Yabakune.

sesampainya di markas Rapapa, ia melihat Markas Rapapa sudah penuh dengan murid - murid yang akan ikut berperang melawan Yabakune.

TEAM HORMONE"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

TEAM HORMONE
"

kami disini akan membantu. Dia bagian dari team Hormone dan kita akan ikut dalam pertarungan melawan yabakune." Ucap Wota seraya menunjuk ke arah Peace.

" kami tidak pernah memenangkan Semua pertarungan." Ucap salah satu anggota team Hormone yang bernama Akicha

"kami memang anggota Rapapa terlemah dalam sejarah Majijo." Ucap Bungee.

" itu bukan melebih lebihkan." Ucap salah satu anggota team Hormone yang bernama Mukuchi.

" kalian sadar akan hal itu?. Tanya salah satu anggota Rapapa yang bernama Shaku.

tak lama datang anggota lain.

TEAM UNDER

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

TEAM UNDER

" sekarang menjadi 38 banding 1. Kami team Under akan membantu." Ucap salah ketua team Under.
tiba - tiba dari luar Markas Rapapa para murid ramai berdatangan untuk membantu Para Rapapa berperang melawan yabakune.

"Majijo, Majijo, Majijo.".

Para Rapapa dan Murid - murid Majijo pun berangkat ketempat yang telah ditentukan oleh Yabakune.Dalam perjalanan Otabe mengajak Peace
kesuatu empat.

" kamu sekarang ikut aku." Ucap Otabe.

" kemana?."tany Peace,

" ikut aja." Ucap otabe.

" kalian duluan, kami nanti menyusul." Ucap Otabe kepada para murid Majijo.

---------- To Be Continue ------------

Next Chapter: Majijo Vs Yabakune

Majisuka Gakuen : The Next Majisuka Prison " Part : 2 "Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang