Chapter 16

126 6 4
                                        

      Hari menjelang malam di California ini ,cuaca dingin menusuk tulang hingga kedua wanita cantik itu terlihat tengah berselimut dengan kain tebal seraya menyaksikan film musim dingin di tv seraya memakan pop corn

"Nyar dingin banget sumpah" ucap Vlo yang semakin merapatkan selimutnya

"Iya Vlo dingin banget gak kaya di Indonesia ya ,kalau jam 8 malam kaya gini ni biasanya kita masih keluyuran ke mall namun kalau disini ke teras aja kita malas karena udara nya terlalu dingin"

"Hm. Benar itu"

Tookk... Tokk...

       Terdengar suara ketukan di luar pintu rumah Vlo ,Vlo pun melirik kearah Denyar

"Iya gua ngerti ,gua deh yang bukain pintu nih gua bukain!!!" Denyar pun membuka pintu itu

Saat ia membuka pintu ternyata yang datang adalah Christian dengan membawa roti bakar ,makanan ringan sekantong besar beserta minuman kaleng

"Siapa Nyar?" tanya Vlo

"Christian Vlo" ucap Denyar

"Apa aku boleh masuk?" tanya Christian

"Iya ya silahkan"

Christian pun masuk kedalam rumah Vlo ia melihat kearah tunangannya yang tengah berselimut itu seraya menonton tv

Christian pun duduk di sofa ujung kaki Vlo "Ada perlu apa kau malam malam kemari?" tanya Vlo ketus

"Hm. Hanya ingin menemui mu" jawab singkat Christian

Denyar pun membisikkan Vlo "jangan ketus begitu jawab saja seperti saat kau bersama Rassya" setelah Denyar berkata seperti itu ia masuk kedalam kamar duluan dan mengunci pintunya meninggalkan Vlo dengan Christian berdua

"Oh. Begitu kau kesini bawa apa?" tanya Vlo seraya menarik salah satu kantong besar itu dan mengambil makanan ringan yang berbungkus besar itu

Lalu Vlo membuka makanan ringat itu dan memakannya ,Vlo melihat kearah Christian "apa kau mau?"

Christian menggeleng "tidak ,kau saja yang makan"

"Apa kau akan menginap disini?" tanya Vlo

"Tidak ,aku kesini hanya ingin meminta maaf soal kemarin siang saat aku membanting foto mantan mu"

Vlo pun memberhentikan aksi makannya "oh. Jadi kau membelikkan aku semua ini agar aku memaafkan ku begitu?"

"Tidak jangan berpikiran negatif dulu apa kau mengerti?"

"Baiklah"

Vlo kembali melanjutkan aksi makannya sedangkan Christian ia ikut menonton acara yang di setel Vlo di TV itu

Lalu Vlo melihat kearah Christian ia pun mengelap pipi Christian yang terlihat merah itu seperti memakai Blash on itu

"Apa benar benar kau tak memakai Blash On ?Christian?"

Christian pun kaget dan memegang tangan Vlo itu "tidak dari kemarin sepertinya kau bertanya seperti itu ,apa kau benar benar tak percaya"

"Tidak aku sekarang percaya kok" jawab Vlo

Vlo kembali menyender pada lengan sofa itu tiba tiba Christian memeluk dirinya seraya menonton tv sehingga membuat Vlo merasa aneh akan Christian

"Hm. You're so sexy my buddy" (joke) ucap christian dengan nada rendah sehingga seperti sedang berbisik

"Apa yang kau katakan christian?" tanya Vlo kaget

"Oh tidak tidak aku salah berbicara" christian pun duduk kembali seperti biasa

Captain Basket BallTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang