Chapter 10

99 10 3
                                        

Hy... Guys author back lagi nih wkwk 😂😂

Author bakalan lanjutin ceritanya ya guys semoga kalian semakin banyak tinggalin 🌟 di wattpad aku ini 😂

Btw ada berita tak mengenakan dari ku gaes ,yap aku kalah lomba story telling nya hehh 😂

Not prob thor, not prob kalah menang nya suatu kompetisi itu mah biasa ya gaes😂😁

Well.. Well ... Silahkan baca kelanjutannya ya guys mwahh ❤❤

~~~~

Go reading !!!

Hari semakin sore dan langit pun sudah berubah warna menjadi jingga ,udara di california city ini pun suhunya sudah semakin dingin
Namun suhu dingin itu tak terasa bagi gadis berbadan mungil itu ,ia terlihat tengah duduk disalah satu kursi di ruang tunggu dengan perasaan yang sudah tak karuan lagi rasanya

Bagaimana tidak? Sekarang ia tengah menunggu kekasih hati nya keluar dari ruang Operating Room karena kekasihnya sekarang tengah melakukan operasi pencangkok kan hati

Entah siapa sih pendonor itu karena vlo sampai sekarang belum mengetahui siapa pendonor yang memiliki hati besar itu yang berani menyerahkan hati nya untuk kekasihnya

Lalu datang kakek william menghampiri vlo ,kakek william langsung duduk disamping vlo

"Vlo "

"Hm kakek"

"Jika rassya telah sadar tolong beritahu ia untuk menjaga pola makannya" ucap kakek william

"Iya kek ,hm vlo boleh tanya kek?"

"Silahkan vlo ,kau ingin bertanya apa ?"

"Siapa pendonor hati untuk rassya?" tanya vlo

"Jadi vlo belum tahu siapa sih pendonor itu?"

Vlo pun menggeleng pasti seraya melihat kearah kakek william

"Hm. Jika vlo belum mengetahui nya maka biarlah semua nya menjadi secret" jawab kakek william

Lalu datang denyar dengan membawakan roti untuk vlo ,beserta minumannya

"Bagaimana operasi rassya vlo?" tanya denyar dengan nada sinis

"Hm. Masih berjalan lancar nyar"

"Baguslah" jawab singkat denyar seraya tersenyum miring

••••

Beberapa jam terlewatkan akhirnya operasi itu pun selesai dokter pun keluar dari dalam ruang operasi itu dan langsung menghampiri kakek william

Lalu dokter dan kakek william agak menyikir sedikit dari vlo dan denyar
"Bagaimana dok ?operasi cucu saya?" tanya kakek william kepada dokter itu

Lalu dokter itu menggeleng dengan raut wajah kesedihan "maafkan kami pak ,kami sudah melakukan yang terbaik untuk tn.rassya namun tuhan berkehendak lain dan operasi pencangkokan hati terhadap saudara edwin dibatalkan karena saudara rassya sudah tidak berada didalam raganya lagi" jelas dokter itu

Kakek william langsung menitihkan air matanya ia tak menyangka kalau rassya akan meninggalkan dirinya secepat ini

"Hm. Be-bersihkan mayat dok dan tolong langsung di masukan kedalam peti kami akan membawa nya pulang ke indonesia"

"Baik pak" jawab dokter itu singkat

Lalu kakek william memanggil denyar sedangkan vlo dia bolak balik ,mondar mandir didepan ruang operasi itu ia sangat menunggu rassya keluar ruang operasi itu

Captain Basket BallTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang