Christian menghampiri Vlo ,dan Vlo yang melihat kedatangan Christian langsung berdiri
"Ch-christian" ucap Vlo gugup
Christian melipat kedua tangannya didepan dada "Hm. Ini kah yang namanya tunangan ?kau asik tertawa sana sini tanpa memikirkan perasaan tunangan mu ?"
Edwin langsung berdiri dan melihat kearah Christian "tu-tunangan ?apa maksud nya ini Vlo? Kau bertunangan dengan lelaki ini?" tanya Edwin yang hanya dibalas anggukan oleh Vlo
"Hm. Dan kau tolong jaga jarak dengan Vlo jangan sampai saya melakukan yang tidak tidak kepada anda" ucap Christian seraya menarik tangan Vlo dan menjauh dari teman temannya
Denyar, Amie ,dan Axel masih tak percaya atas pernyataan dari Christian tadi, bagi mereka ini adalah berita yang sangat besar
~~~ Christian membawa Vlo masuk kedalam mobil nya lalu meninggalkan kampus itu
"Ka-kau ingin membawa aku kemana christian?" tanya Vlo takut
"Heh! Terserah diri ku ingin membawa mu kemana yang jelas aku akan memberi mu hukuman"
"Apa maksud mu? Aku tak berbuat salah akan dirimu ,lalu mengapa kau menghukum ku apa apaan kau ini"
"Bisa kah kau diam!" bentak Christian yang membuat Vlo kaget
Vlo pun terdiam seraya merunduk dan menitihkan air matanya ,Ia tak menyangka jika ia akan bertemu dengan lelaki kasar seperti Christian ,Christian adalah Christian ia bukan Rassya dan jelas saja jika mereka berdua memiliki perbedaan sifat
Vlo merindukan sosok rassya yang selalu dapat membuatnya nyaman, merasa terlindungi ,dan yang paling penting rassya tak pernah kasar akan dirinya sampai akhir hayat rassya ,Rassya tak pernah sekali pun membentak dirinya
Mobil yang dikendarai Christian sampai di depan rumah Vlo ,Christian melihat ke arah Vlo "Kenapa kau menangis haa?"
Namun tak ada jawaban dari Vlo
"Jawab! Mengapa kau menangis?"
Vlo pun memberanikan diri melihat kearah wajah tampan nan menawan tunangannya itu "Kau kasar Christian!" hanya 3 penggal kata itu yang terucap dari bibir kecil Vlo
Ia berlari keluar dari dalam mobil Christian dan masuk kedalam rumahnya ,ia pun menelungkupkan badannya diatas ranjang dan menangis sejadi jadinya
"Arghh! Shittt!!!" Christian keluar dari dalam mobilnya dan menyusul Vlo kedalam kamar nya
"Pergi! Hikss !hikss!!" ucap Vlo terdengar parau akibat ia berbicara dengan tertelungkup
"Vlo ,maafkan aku ,aku tak sengaja melukai hati mu karena aku sudah terlanjur marah akibat perilaku mu hari ini yang sama sekali tak menegor ku" Christian duduk di pinggir ranjang Vlo seraya mengelus rambut Vlo
"Mana mungkin aku menegor mu duluan ,kau kan lelaki jadi kau duluan yang menegor diriku karena aku perempuan tahu hiksss !hiksss!" Tangis Vlo semakin pecah
"Ya. Maafkan aku ,kau mau memaafkan aku tidak?"
Vlo membalikkan badannya seraya mengelap air matanya yang keluar dari mata nya "ia aku maafkan namun jangan diulangi lagi"
"Hm. Ya baiklah"
"Jadi kau tak akan menghukum ku kan?" tanya Vlo yang dibalas anggukan oleh Christian
"Christian pipi mu memerah apa kau memakai Blash on?"
"Hm. Ini sejak lahir !heh mana mungkin aku memakai Blash on aneh"
"Ya siapa tahu"
"Yasudah bangun ,esok hari kau akan berangkat kekampus bersama ku"
"Tidak aku punya mobil" ucap vlo
KAMU SEDANG MEMBACA
Captain Basket Ball
De Todo"Ia yang dulu ku benci kini berada disamping ku dan kau yang ku cintai telah pergi meninggalkan ku untuk selamanya ,aku tersiksa dengan keadaan ini tuhan 😢" Hm aku percaya ini adalah sebuah takdir dari mu namun ini semua sulit untuk ku terima tuhan...
