Author pov,
10.00 kst
Kim Nayoung, gadis itu saat ini sedang duduk di dalam bus. Ditemani earphone yang terpasang rapi ditelinganya.
Dia sedikit menggeser jendela bus untuk mendapatkan udara segar pagi ini. Semilir angin berhasil menerbangkan beberapa helai rambut pirangnya yang tergerai.
“Bogosipda” ucapnya lirih ketika melihat sebuah papan jalan dengan gambar kekasihnya.
Siapa lagi kalau bukan Jeon Jungkook.
Gadis itu terlihat sibuk dengan ponselnya. Dia seperti akan mengirim pesan pada seseorang.
“Jungkook~a mwohae?” tulisnya.
(Sedang apa?)
Setelah mengirim pesan itu, dia mengalihkan pandangan ke luar jendela lagi.
Dan bus itu ternyata sudah sampai ditempat tujuannya. Dia memasukan ponselnya kedalam saku jaketnya.
Langkah kakinya berjalan perlahan menuju sebuah cafe tempatnya bekerja.
"Anyeonghaseo" sapanya pada karyawan lain yang sudah datang.
"Wasseo (kau datang),, cepat ganti pakaianmu" pinta seorang karyawan senior itu dengan senyumnya yang terkesan hangat.
Dia mengganti pakaiannya dengan seragam berwarna cream sebagai dalamannya dan celemek yang bergaya vintage dengan warna coklat tua. Rambutnya yang tadi tergerai saat ini sudah terikat rapi.
__
Ketujuh pria itu terlihat duduk beralaskan lantai yang berwarna putih dengan sandaran yang juga bewarna putih. Baju dan rambut mereka terlihat basah.
Jungkook mengambil ponsel yang ia letakkan diatas meja sejak tadi. Dia menggeser lockscreennya.
Nayoung message,,
Senyuman terukir diwajah pria itu ketika membaca pesan dari kekasihnya.
“Jungkook~a mwohae?”
Dia terlihat sedikit bingung akan membalasnya seperti apa.
“Hyung bisa aku menelfon sebentar?” pamit Jungkook pada Namjoon selaku leader groupnya.
“Eoohh,, jangan terlalu lama kita harus berlatih lagi” kata Namjoon dengan menepuk pelan punggung magnae kesayangannya itu.
“Arraseo hyung” jawab Jungkook diiringi dengan senyum kelinci khasnya.
Dia terlihat berjalan keluar dari tempat latihannya dengan membawa ponselnya.
Dia mencari nama contact yang sangat ia rindukan. Nayoung noona, dia menekan tombol call untuk menghubungi gadis itu.
Senyuman itu tidak menghilang sejak dia keluar dari tempat latihan itu. Dengan menelfonnya mungkin akan menghilangkan rasa rindunya pada gadis itu.
5 detik tidak ada tanda tanda seseorang mengangkatnya. Dia mencoba menelfonnya kembali.
Senyuman itu perlahan menghilang saat panggilan keduanya tidak juga ada jawaban.
“Kenapa dia tidak mengangkatnya?” katanya dengan ponsel yang masih menempel disekitar telinganya.
Belum sempat dia membalas pesan dari kekasihnya tadi, seseorang memanggilnya.
“Jungkook~a kajja!” kata Hoseok dari balik pintu yang setengah terbuka karena Jungkook tadi.
“Eoohh hyung,,” jawab Jungkook yang kemudian mematikan ponselnya. Dan berjalan memasuki ruang latihan.
Suara musik itu kembali terdengar, artinya mereka harus kembali berlatih untuk comeback mereka yang tinggal satu minggu lagi.
Terlihat raut wajah Jungkook yang jauh berbeda ketika ia membaca pesan tadi. Dia berharap bisa menghubungi kekasihnya dan mendengar suaranya lagi.
__
Setelah 5 jam Nayoung melakukan kerja part time nya, ia terlihat sudah mengganti seragamnya dengan pakaian yang ia pakai saat pertama datang.
“Kau sudah mau pulang?” tanya salah satu karywan senior di cafe itu.
“Ne eonni,,, kalau begitu aku permisi dulu” jawab Nayoung yang berusaha mengambil tas yang ada di dalam loker dan kemudian berpamitan pada karyawan senior itu.
Gadis itu membukukan badannya.
“Anyeonghi geseyeo”
“Josimhae Nayoung~a” kata karyawan senior itu.
“ Nee”
Gadis itu berjalan lagi menuju halte bus. Ia melihat sebuah layar yang terpampang diluar gedung yang menayangkan sebuah acara musik dan menampilkan siapa saja yang akan comeback minggu depan.
Wajah yang tidak asing itu terlihat disana.
“Comeback mereka bersamaan dengan hari ulang tahun Jungkook?” tanyanya pada dirinya sendiri.
Dua detik kemudian ia terlihat sibuk mencari ponselnya yang ia masukkan ke dalam tasnya saat dia berganti pakaian tadi.
Ia menggeser lockscreen ponselnya. Dan dilihatnya ponsel itu mati.
“Aakkhhh,,, aku lupa mengisi baterainya” runtuknya.
Dimasukkan kembali ponsel itu kedalam tasnya. Dan dilihatnya bus yang ia tunggu sudah datang sebelum dia sampai di halte itu. Dia berlari kecil kearah bus yang berhenti itu.
__
Gadis itu perlahan menaiki tangga menuju rumahnya. Langkah kecilnya membawa gadis itu memasuki rumahnya yang nyaman. Meskipun hanya sebuah rumah atap tapi kalian akan merasa nyaman jika memasukinya.
Terlihat seorang pria berdiri didepan pintu rumah gadis itu dengan sebuket bunga tulip putih yang menutupi wajahnya.
Gadis itu sedikit terkejut ketika melihatnya. Dia diam sebentar ditempatnya berdiri saat ini.
Dia menghampiri pria itu perlahan. Dan berdiri dihadapannya.
Pakaiannya yang casual membuatnya terlihat seperti model ditambah dengan tingginya yang mencapai 180.
“Yeogiseo,, mwohaneun geoya?” tanya gadis itu. (Apa yang kau lakukan disini?)
Anyeonghaseo readernimm~~~
Part 11 udah keluar nihh,,
Sebelumnya author mau ngucapin terimakasih buat yang udah ngasih masukan buat ff ini,,,
Karena ini ff pertama, jadi author belajar banyak dari masukan yang kalian kasih. Terimakasih,,😘😘
Oh yaa,, jangan lupa voment ya,,
Happy read!!!
KAMU SEDANG MEMBACA
You are Mine - JJK (END)
FanfictionI came not to be a burden to you but to make you happy.
