05.UKS

59 7 0
                                    

"Makasih ya untuk hari ini,hati hati" ucap karin sambil melambai lambaikan tangannya di udara

******

Setelah Alfa pergi karin langsung masuk ke rumah.

"Sayang" pangil mama karin.

"Ya ma?" tanya karin dengan nada hati hati karena dia takut dimarahi oleh mamanya karena pulangnya kemalaman.

"Gimana tadi?seru gak sama nak Alfa?" tanya mama karin sambil tersenyum.

"Biasa aja ma" jawab karin dengan lega.Dia kira mamanya bakalan memarahinya dan nyatanya tidak sama sekali."ma karin naik dulu ya mau mandi"ucap karin.

'Tuhan ternyata sayang sama kamu dan Alfa karena kalian di pertemukan lagi.Tapi dengan banyak perubahan, mama akan selalu ada di sisi kamu sayang untuk mengusap air mata kamu jikalau kamu dan alfa berpisah lagi' Batin mama karin yang mengingat kenangan tiga belas tahun yang silam.

~~~~~~
Alfa Pov

Setelah Alfa sampai di rumah tante Elena dia langsung masuk ke kamar nya.

"Hufftt" gue menghembus nafas kasar dan melihat benda kecil di pergelangan tangannya yang masih menandakan pukul 19.23.

'Apa karin itu ririn cinta pertama gue?tapi kalau iya apa dia sekarang sudah melupakan kenangan indah kami berdua? Tapi ririn itu nama lengkap nya apa ya?gue hanya mengingat nama ririn bukan karin.tapi kalau gue melihat matanya gue langsung mengingat masa dimana gue perna merasa kan cinta yang indah" Batin karin yang selalu menanya nanyakan siapakah sebenarnya karin.

~~~~~~

"Karin, bangun sayang sudah siang.
kamu tega nak Alfa nunggu kamu lama?" ucap mama karin menyadarkan karin.

"Alfa?Alfa keponakan tante Elena?" tanya karin sambil memastikan ucapan mamanya.

"Iya sayang,memangnya ada teman kamu mamanya Alfa selain dia?" ucap mama karin sambil berdiri.

Setelah mendengar kalimat akhir mama karin. Karin langsung buru buru mandi dan merapikan tampilannya.dan tak butuh waktu lama karin langsung turun dan menjumpai Alfa.

"Yuk" ajak karin.

"Lo gak makan emangnya?" ucap Alfa memastikannya

"Nanti di sekolah" jawab karin dan langsung mencium punggung tangan mama dan papa karin. "Ma pa karin berangkan dulu ya" pamit karin sambil pergi keluar rumah.

"Lo kok,-"ucapan Karin di potong

"Bukan gue yang mau jemput tapi ini permintaan tante Elena" sabar Alfa yang tau apa yang ingin karin ucapkan.

Di perjalanan ke sekolah motor Alfa sangat kencang dari biasanya Karin hanya bisa menyandarkan kepala mungilnya di punggung Alfa sambil menutup mata dan memegang jaket Alfa sebagang peganggannya karena karin takut dengan kecepatan tinggi kalau menggunakan motor.Dilain sisi Alfa hanya tersenyum tipis melihat gadis itu yang sangat menggemaskan.

"Turun,lo mau gini terus?" ucap Alfa menyadari Karin bahwasannya merekantelah sampai sekolah.

"Ehh iya" jawab Karin lemas dengan wajah pucat karena kejadian tadi.

ALFANDOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang