Kembalinya masa lalu

1.7K 52 0
                                        

Potret masa lalu telah kembali
Membangkitkan hati yang
telah mati
Akan kan cinta kan bersemi?
Biarlah hanya takdir yang
bisa mengerti

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

"

Selamat siang semua...perkenalkan nama saya Dina Ayu Marini saya harap kalian  bisa menerima saya menjadi teman kalian" suara yang membuyarkan lamunan gue

"Ayo Dina...silahkan kamu duduk di sebelah Putri" mata gue Terbelalak

"Sial kenapa dia jadi duduk di depan gue sih"batin gue

Dia sekarang udah ada di depan gue dengan senyuman yang mengingatkan gue tentang kejadian 2 tahun lalu

"Hy git"suara itu

Suara yang 2 tahun lalu berhasil membuat gue jatuh cinta untuk pertama kalinya

"Git"gue tak bergeming

"Agit"panggil dia kembali

Tanpa menjawab panggilan nya gue langsung pergi meninggalkan dia

"Kenapa dia kembali lagi sih...apa dia kurang puas nyakitin ati gue" omel gue dalam ati

"Kak agit"panggil cewek yang gue kira Dina

"Apa lagi sih"amuk gue

Blamm kok

"Ma...maaf kak"ucap cewek itu

"Oh sorry..dek gue kira temen gue"ucap gue

"Iya kak...oh ya ini buat kakak"ucap cewek itu sambil menyodorkan kotak makan

"Makasih" jawab gue singkat

"Ok kak"ucap dia yang hanya gue balas dengan senyuman terus gue tinggal pergi

Baru beberapa langkah

Brukk

Gue nabrak cewek,pake jatuh lagi tu cewek

"Oiii ati ati dong,kalo jalan tu pake mata"omel cewek yang gue tabrak sembari berdiri

Whatt?tu cewek, junior yang kurang ajar itu kan

"Elo"ucap gue dan dia bersamaan

"Besok besok kalo jalan pake mata,percuma punya mata kalo nggak di gunain"omel junior kurang ajar itu

Gue masih tak bergeming

"Oh jadi namanya Anjar" batin gue

Karena nggak sengaja ngeliat nametag nya

"Dasar cowok gila"ucap dia  dan langsung meninggalkan gue

"Gila?tu cewek manggil gue gila??" Batin gue

.

.

.

.

.

.

.

.

Author POV

Kini Anjar sampai di depan kelas, sebelum ia masuk ke dalam sudah disambut dengan teriak an tari

"Anjarrrrr"

"Hmm"Anjar hanya bergumam

"Eh njar Lo tau nggak gue tadi ngasih makanan ke kak Agit"ucap tari yang membuat Anjar kaget

"Lha terus diterima?"tanya Anjar

"Iya diterima...gue bahagia bangettttt" teriak tari sambil memeluk Anjar

"Bagus deh" jawab Anjar dengan malas

"Lo kenapa njar??"

"Gue sebel"

"Kenapa njar?"

"Tadi gue di tabrak sama orang yang Lo kasih makanan" jelas anjar

"Kak Agit??"tanya tari

"Hmm"Anjar kembali bergumam

"Lha terus gimana?"

"Gak gimana-gimana" ucap Anjar singkat

"Anjar Anjar Lo itu kebiasaan kalo lagi kesel kayak gini...semua orang lo cuekin" amuk tari

"Tau ah sebel gue..." Ujar Anjar

"Lo kok bisa suka sama orang gila kayak dia sih"omel Anjar

"Ya bisa lah dia kan Gans" ucap tari

"Gans sih Gans tar,tapi Lo liat sifatnya...audzubillah himinzhaliq"saut Anjar

"Ihhh Lo kalo ngomong jangan sembarang...kalo orang nya denger mampus Lo"saut tari

"Biarin dah"ucap Anjar singkat

"Yaudah gue ke perpustakaan dulu ya" pamit tari

Anjar hanya mengangguk












Si Es Kutub [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang