Chapter 14

2.7K 151 2
                                        

Banyak typo bertebaran.
Happy reading.

~◎~

"Devilish" ucap Syella sambil melirik Iele mengintimidasi.

"Kalo mau penjelasan, minta penjelasan ke dad" ucap Iele dan langsung meninggalkan Syella karena takut.

"Sapa aja anggota Devilish" tanya Syella sebelum Iele pergi terlalu jauh.

"Gue, triplek, Steva, Stiven, dan Maruka" ucap lirih Iele dan langsung lari di ikuti singa itu.

"Pasti ini ulah daddy. Astaga apalagi yang gue kagak tau" oleh Syella kesal.

***

"Dad, daddy di mana. Daddy" teriak Syella sambil celingukan.

"Apa, Syella. Gak usah triak triak kali" ucap Gino, daddy Syella.

"Apa yang Syella gak tau" ucap Syella datar.

"Maksud kamu apa Syella, daddy gak tau maksud kamu" tanya Gino belum dong.

"Devillish. Dad mereka masih umur 10 tahun, masa masih kecil udah diajarin bunuh orang, ya walaupun yang dibunuh orang jahat sih. Tapi kalo nanti mereka kenapa napa gimana" ucap Syella khawatir.

"Syella, mereka umur 10 tahun baru kebentuk Devillish, jadi masih bentaran. Sedangkan kamu umur 5 tahun sudah kebentuk Dragon Devil, dan beberapa bulan selanjuynya Dragon Devil sudah bunuh Viko atau bisa di sebut Garel, rajanya kematian yang menyamar menjadi murid baru yang baru 2 bulan disini. Sekarang mana yang lebih kecil saat membunuh orang. Dragon Devil atau Devilish" ucap dan tanya Gino panjang×lebar×tinggi.

"Dragon Devil, dad" ucap Stella sambil menunduk.

"Sekarang biarkan Devillish melakukan sesukanya, asalkan itu benar" ucap Gino sambil mengusap kepala Syella.

"Baiklah, tapi dad harus" ucap Syella menggantung.

"Harus apa, jangan di gantung napa dad jadi penasaran" ucap Gino penasaran.

"Harus setuju kalo Starles kerjasama sama Mooner, untuk mengalahkan Blacker" usap Syella. "Kumohon" lanjut Syella dengan puppy eyesnya.

"Baiklah, apa sih yang gak buat Syella" jawaban Gino langsung membuat Syella tersenyum bahagia.

"Dad, suruh Dragon Devil dengan Devillish saja yang maju, biar murid lain tetap disini. Syella takut kalo Mooner ada yang nyerang lagi kayak sebulan yang lalu" ucap Syella memberi saran.

"Baiklah, dad menyuruh kalian membantu Starles mengalahkan Blacker. Dan lebih baik Syella beritahu mereka tentang ini di markas ya dan kalian besok boleh pergi ke Sarles " ucap Gino.

Gino langsung melenggang pergi. Syella langsung lari dengan senyum yang mengembang sampai sampai Vero dan Verza yang melihatnya bingung dengan tingkah laku Syella yang kelewat bahagia, dan tak sadar sudah berada di depan kamar Ray, dan langsung menelepati Devillish, dan Dragon Devil.

"Oi sekarang ke markas"–Syella.

"Yoi, Syell"–Eve dan Ary.

"Kak, Devillish juga"–Iele.

"Ya, cepetan"–Syella

Ray POV

"Ini kamar kak Ray, di lemari sudah ada seragam, kalo mau minta bantuan, ketuk aja kamar yang ada di lorong ini. Serah mau ketuk kamar yang mana" ucap Yoko dengan datar dan dingin. Yoko langsung melenggang pergi meninggalkan Ray.

"Capek gue, gue mau istira- waw fasilitasnya lengkap juga" ucap Ray dan langsung merebahkan dirinya di kasur kingsize.

"Ray bangun" ucap seseorang yang ada di luar kamarnya.

Starles AcademyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang