12|| 텐탕 태흉

23 1 0
                                        

Masih menutup kedua matanya. Taehyung tiba-tiba terdiam sesaat.

Ketika ia menutup matanya, ia jadi membayangkan wajah seseorang yang membuatnya kabur dan lari ke sini dari kantin.

Orang itu adalah hyung nya. Kalian pasti bertanya mengapa Taehyung menghindari abangnya sendiri?!
Sebenernya Taehyung 3 bersaudara, Taehyung, abangnya yang bernama Taewoo dan satu adik perempuan nya bernama Tanny. Kedua orangtuanya berpisah ketika Taehyung berumur 13 tahun. Ayahnya membawa abangnya. Sedangkan Taehyung dan Tanny dibawa oleh ibunya. Taehyung dengan abangnya sudah bertahun-tahun lebih tidak pernah bertemu ataupun berkomunikasi sejak kejadian itu. Makannya tadi ia sempat terkejut bahwa ia melihat hyungnya lagi yang sedang tertawa bahagia bersama segerombolan orang-orang disekitarnya sedang menuju kearahnya. Tentu saja belum tentu abangnya dapat mengenali Taehyung. Tapi tetap saja sulit bagi Taehyung untuk menemuinya lagi. Sehingga ia memilih untuk kabur ke sini.

"Ng...Taehyung?" Tegur Jangmi yang tak sengaja melihat Taehyung.

Mendengar namanya terpanggil, seorang Taehyung pun langsung sadar akan lamunannya dan mulai membuka matanya.

"Ahhh benar. Sedang apa kau di sini?" Tanya Jangmi yang langsung mendekati Taehyung dan duduk di sebelahnya tanpa ragu sedikit pun.

Sambil membenarkan posisi duduknya, sekilas ia melirik Jangmi dengan dingin.

"Wae? Apa ada sesuatu di muka ku?" Tanya Jangmi karna heran melihat Taehyung menatapnya dengan serius.

"Bagaimana bisa kau di sini?" Tanya Taehyung balik dengan ekpresi serius.

"YA! Ini kan kampus. Dan aku juga mahasiswa di kampus ini. Bagaimana bisa kau bertanya cara agar aku bisa ada di sini?! Wahhh aneh sekali kau!" Celetuk Jangmi yang sedikit kesal.

"Ah matta! Aku lupa mian. Lalu untuk apa kau masih di sini?" -Taehyung

"Heummm tadinya aku ingin berkeliling kampus sendirian. Tapi karna aku bertemu kau, bisakah kau menemani ku berkeliling?" Tawar Jangmi.

"Entahlah, apa akan lama?"

"Tentu saja tidak. Hanya satu jam saja kalau bisa. Bagaimana?"

"Yasudahlah." Ucap Taehyung pasrah.

_______

"Kim Junmyeon...wahhh tidak kusangka ia baik-baik saja setelah berpisah. Dan bahkan menjadi sukses seperti sekarang. Daebak! " Gumam Irene sendirian.

"Ahh tahulah! Aku kan sudah bersumpah dengan langit bahwa aku tidak akan memikirkan nya lagi. Mending aku ke tempat Seulgi dan mengajaknya untuk minum soju dengan ku." Ujar Irene sendirian.

Tanpa berfikir lagi, ia langsung melangkahkan kakinya mengarah ke halte bus dengan tegas.

.
.
.
.
Di halte bus, ia duduk untuk menunggu kedatangan bus yang ia tuju. Tak lama, tiba-tiba ada laki-laki yang mengendari mobil sport dengan atap terbuka berhenti tepat di hadapan Irene. Lelaki itu menatap Irene dengan kagum. Awalnya Irene tidak menyadari kehadiran lelaki itu. Tapi karna orang-orang disekitarnya berbisik-bisik dan mulai menatapnya. Ia pun menyadari bahwa ada lelaki itu.

"Oy!" Panggil lelaki itu sambil melambai ke arah Irene dengan tersenyum manis.

Menoleh kearah lelaki itu ia menatap bingung.
"Anda memanggil saya?" Tanya Irene dengan sopan.

"Tentu, kau si mahasiswa baru cantik dari kampus yang ada dibelakang mu bukan?" Ucap lelaki itu lagi.

"Aish! Kurang ajar sekali kau menggunakan bahasa santai pdaku. Jika aku melanjutkan kuliah ku dulu, tentu saja kau tidak akan selancang ini. Hufft!" -dalam hati Irene

"Iya benar." Jawab Irene dengan sesopan mungkin.

"Naiklah! Aku akan mengantarkan mu karna aku sunbae yang baik hati." Suruhnya dengan menyeringai.

"Hah?! Sombong sekali kau! Dasar sialan! " -dalam hati Irene

"Ahh tidak usah sunbae aku akan naik busa saja. Lagian bus ju sudah mau datang bentar lagi." Balas Irene menolak lelaki itu.

"Wahhh apa kau mencurigaiku? Tenang saja aku tidak akan mengapa-ngapakan kau. Aku hanya sedang baik hati saja dan ingin mengantarkan mu. Sungguh mau menolakku?"

"Heummm....baiklah." Jawab Irene.

Ia pun berdiri dan mulai berjalan mendekati mobil itu dan memasukinya tanpa rasa bimbang.

Irene awalnya ingin menolak lelaki itu. Tapi hati kecilnya menyuruhnya untuk menerima tawaran lelaki itu agar dapat menghemat uang ongkos dan sisa uangnya bisa ia belikan soju atau bir yang lebih banyak dari semalam. Makannya ia menerimanya begitu saja.

ⓣⓑⓒ

THAT FEELINGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang