Kau teguk secangkir kopi
Ku teguk secangkir perih
Kau tersenyum menikmati pahit nya kopi
Ku menangis menyendiri
Mengepul wangi kopi
Mengepul pula luka di hati
Pahitnya kopi menjadi suka dihati
Namun menjadi luka di batin
Batin menjerit
Uap panas mengenai hati
Wangi kopi
Menyesakkan hati
Selamat berbahagia Tuan Pecinta Kopi
Salam Duka dari sang pemilik hati
Tak di restui
(cece)
KAMU SEDANG MEMBACA
Amor Amarum
PoesiaIngin melihat saksi patah hati terbesar ku? Mungkin kata kata ku mewakili seluruh asah dalam diri ku yang berakhir sia sia 💕
