Sehun menghempaskan tubuhnya diatas ranjang. Pikirannya menerawang pada kehidupan yang nantinya mau tak mau harus dijalaninya, bersama wanita yang bahkan belum dikenalnya.
Sehun tak kuasa menolak tanggung jawab itu sebagai seorang penerus Kerajaan.
~~~~Welcome to My Life~~~~
Sehun menuruni tangga dari kamarnya dilantai dua dengan wajah yang lebih segar dari hari kemarin, pakaiannya juga rapi.
"Sehun-ah pagi-pagi kau mau kemana?" tanya eomma Sehun dari kursi makannya ketika melihat anaknya melintas.
Sehun membungkuk memberi hormat.
"aku ada urusan dengan temanku eomma" jawab Sehun
"tak sarapan dulu?" halmeoni khawatir
"tidak usah halmeoni" Sehun menolak dengan halus
"tapi jangan lupa hari ini kau harus menemui calon istrimu" halmeonni mengingatkan
"iya halmeoni sebelum sore aku akan pulang" Sehun membungkuk sekilas sebelum pergi
.
.
Sudah lebih dari satu jam Sehun berdiri di depan gerbang kampus elit di Seoul, menanti dengan raut wajah yang sedikit tidak sabar. Akhirnya, orang yang ditunggu muncul.
"Wah, wah, wah! Kejutan apa ini? Pangeran paling terkenal di seluruh penjuru Korea Selatan sampai Korea Utara tiba-tiba terlihat di kampus kumuh kami?" Kim Jongdae berujar hiperbola, segera menyerbu dan memeluk Sehun ala-ala reuni paling dramatis. Bukan hanya ucapannya yang berlebihan, tetapi juga ekspresi wajahnya yang penuh kekaguman fake.
Sehun tersenyum kecil, sedikit geli.
"Hampir setahun lenyap tanpa kabar, sekarang mendadak muncul," sambung Kim Kai, gantian memeluk Sehun dengan lebih tulus.
"Mianhae, Hyung. Aku terlalu sibuk dengan tugas kuliah di sana. Lagipula, aku baru tiba kemarin," jelas Sehun.
"Sibuk apanya? Kau masih bisa mengirim pesan atau e-mail! Setidaknya beri kabar pada Yoona. Dia cerewet sekali menanyakanmu terus-menerus," sela Kai.
Mendengar namanya disebut, Yoona yang sejak tadi mengulum senyum melihat Sehun, langsung memajukan bibirnya karena malu sekaligus senang.
"Mianhae," Sehun berujar tulus, pandangannya kini tertuju pada Yoona, ada rasa bersalah yang nyata di sana.
"Baiklah, baiklah. Kami akan memaafkanmu, dengan satu syarat, kau traktir kami makan sepuasnya selama setahun penuh," tuntut Jongdae sambil menaikkan alisnya.
Sehun tertawa, tantangnya kembali. "Kalian datang saja setiap hari ke Istana kalau begitu."
"Kau akan menyesal, Sehun-ah! Mereka berdua ini pasti akan menghabiskan jatah makan seluruh penghuni Istana hanya dalam seminggu!" Suara Yoona akhirnya terdengar, menyela percakapan.
"Yah, sepertinya kalian yang lebih membutuhkan waktu untuk melepas rindu," goda Jongdae, menyikut Kai, memberi isyarat agar pasangan itu dibiarkan.
Sehun dan Yoona saling tatap, tawa mereka terhenti, meninggalkan ketegangan manis yang menggantung di udara.
.
.
.
Sehun mengikuti permintaan Yoona untuk berkunjung kerumahnya saja karena Yoona tahu Sehun baru datang dan mungkin dia masih lelah dan agar lebih santai.
Yoona bersama Sehun memasuki rumah mewah itu, meskipun tak semewah rumah Sehun, istana kerajaan.
"eomma dan appa sedang ada urusan bisnis di Hongkong" Yoona menjelaskan sebelum Sehun bertanya, karena rumah itu tampak lebih sepi
KAMU SEDANG MEMBACA
Welcome to My Life
FanfictionByun Baekhyun ditakdirkan menjadi milik Oh Sehun. Sudah jangan protes! Cerita ini terinspirasi dari salah satu drama Thailand tapi dengan cerita dan alur yang berbeda. Cast Byun Baekhyun as Byun Baekhyun (yeoja) Oh Sehun as Oh Sehun (namja) Kim...
