Chapter 4

2K 226 16
                                        


.
.
.

Sehun mengenalnya sebagai sosok sahabat sekaligus hyung.

Orang yang selalu bersamanya lebih sering dari siapapun.

Orang yang selalu menjaganya dalam keadaan apapun.

Orang yang sangat berarti bagi hidupnya.

Tapi itu dulu, sebelum takdir menggoyahkan persaudaraan mereka

karena seorang perempuan.

.
.
.
.
"Kau tak pernah, berubah selalu saja kabur kesini" lagi Suho berujar

Sehun menyeringai dingin.

"Tak usah berkata seolah kau tau segalanya tentang diriku, memangnya kau siapa?!" ucap Sehun sarkastik

"wangjanim, kenapa kau berkata seperti itu" Baekhyun tak suka dengan ucapan kasar Sehun

"dan kau, apa yang kau lakukan bersamanya?!" Sehun menaikan suaranya menyentak pada Baekhyun

"Suho-ssi yang membantuku mencarimu"

"cih, ayo pulang" Sehun menarik Baekhyun untuk mengikutinya

"yya, kau itu kenapa?!" Baekhyun heran dengan tindakan Sehun

Sehun tak menjawab Baekhyun tapi justru memaksanya masuk kedalam mobil yang ia bawa sendiri meninggalkan Suho yang sedih atas sikap Sehun

"jauhi namja itu" ucap Sehun datar

"waeyo? Dia kan saudaramu kenapa aku harus menjauhinya?" tanya Baekhyun tak mengerti

"karena kau calon istriku"

"hah calon istri yang tak kau inginkan" bisik Baekhyun

"Apa katamu"

"ah tidak"

.
.

Malam sudah terlalu larut namun Baekhyun belum juga bisa tidur.

Besok adalah hari pernikahannya.

Banyak hal yang mengganggu pikirannya meskipun Baekhyun sendiri tak tahu mana yang lebih dominan, tak siap menjalani kehidupan rumah tangga di usianya yang masih terlalu muda, tak bisa menjalani kehidupan di istana dengan sejuta aturan yang siap mengungkungnya, atau ragu pada calon suami yang diketahuinya masih mencintai wanita lain.

Pikiran itu berputar memenuhi otak gadis itu.

Semua posisi tidur sudah ia coba tapi belum ada yang berhasil membuatnya terlelap.

Sedangkan Sehun dikamarnya juga tak bisa terlelap namun, berbeda dengan Baekhyun, Sehun nampak lebih pasrah pada takdir.

.
.
.

Denting lonceng mengiringi langkah Baekhyun menuju altar tempatnya akan mengucapkan janji pernikahan.

Baekhyun mengapit lengan ayahnya yang terlihat lebih gagah mengenakan tuxedo hitam senada dengan sepatunya.

Baekhyun menjadi berkali lipat lebih gugup ketika sudah memasuki gereja refleks meremas buket bunganya.

Beruntung raut gugupnya tertutupi oleh kecantikannya.

Gaun putih berbahan brokat berlengan panjang dan mengembang di bagian bawahnya, dihiasi manik-manik kecil yang berkilau, sangat sempurna melekat ditubuh Baekhyun.

Gaun putih berbahan brokat berlengan panjang dan mengembang di bagian bawahnya, dihiasi manik-manik kecil yang berkilau, sangat sempurna melekat ditubuh Baekhyun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Welcome to My LifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang