Kidung Sembab Perindu Buta
oleh : Gendhiez Jawi
Aku terjerembab
Pada tangis paling sembab
Tanpa sebab
Aku kalut
Pada bayang paling kabut
Kemelut
Bolehkah aku bertanya
Pada nyala lentera
Yang masih bercahya di retina matamu
Apakah masih ada aku disana?
Yang katamu dulu adalah pelangi tujuh warna
Menghias segala mega di langit senja
Aku sekarat
Pada relung hati kian mengarat
Tersangkut tercekat
Tanpa sekat
Rindu ini karbon monoksida
Semakin kusesap semakin tersiksa
Rindu ini bisa paling racun
Membunuhku tanpa ampun
Kediri, 20 juni 2018
KAMU SEDANG MEMBACA
DUNIA PUISI
PoetryDunia puisi akan membawamu menuju sisi lain dari belahan bumi ini.. Budayakan vote dan comment.. #Indonesia membaca #KOSANA #KamiSahabatPena #Puisi #Sastra #syair
